BPJAMSOSTEK Maluku Serahkan Santunan JKK dan JK kepada Ahli Waris, Di HUT ke 77 provinsi Maluku

Penyerahan santunan JKK dan JK oleh Gubernur dan Wagub Maluku kepada Ahli Waris di HUT ke 77 Provinsi Maluku.jpg
Dwi Ari Wibowo kepala BPJAMSOSTEK Maluku.jpg

KBRN, Ambon: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan Cabang Maluku serahkan santunan Kematian dan resiko meninggal dunia kepada ahli waris.

Penyerahan santunan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 77 provinsi Maluku,  Juma'at (19/08/2022), di Tribun Lapangan Merdeka kota Ambon, oleh Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno. 

Kepala BPJS ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Maluku, Dwi Ari Wibowo menjelaskan, penyerahan santunan kematian dan resiko meninggal dunia diberikan kepada ahli waris dari pekerja rentan yang terdaftar sebagai peserta. 

Dikatakan, Santunan bagi pekerja rentan yang meninggal dunia atau Jaminan Kematian (JK) sebesar Rp. 42 Juta yang diserahkan kepada ahli waris dari almarhum Robby Thenu.

Sementara untuk petugas kebersihan Kota Ambon mendapatkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 143.455.000 yang diterima ahli waris dari Leonard Luturmas.

"Di HUT ini kami serahkan dua santunan pekerja rentan dan petugas kebersihan. Pekerja rentan yang mengalami resiko meninggal dunia. Sedangkan tenaga kerja penyapu jalan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja kematian,"jelas Ari Wibowo, Juma'at (19/08/2022).

Menurutnya, saat ini pekerja rentan yang terlindungi program BPJAMSOSTEK adalah sebanyak 54 ribu pekerja. 

"Kami berharap dengan Inpres no 4 tahun 2022, Pemerintah lebih memperhatikan perlindungan pekerja rentan di daerah ini,  karena di provinsi Maluku, masih banyak pekerja rentan yang belum terlindungi,"harapnya. 

Guna meningkatkan perlindungan terhadap pekerja rentan, BPJAMSOSTEK sementara menjalankan peningkatakan kepedulian terhadap pekerja rentan disekitar perusahan atau tempat usaha.

"Jadi program ini mengajak pengusaha untuk melindungi pekerja rentan disekitar lingkungan tempat usaha atau perusahannya melalui dana CSR perusahaan atau adanya kepedulian sosial, "terangnya. 

Dwi Ari Wibowo berharap, santunan yang diberikan itu, dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari dan membantu perekonomian keluarga dari peserta yang telah meninggal dunia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar