Pemkot Target Kurangi Sampah Hingga 30 Persen

KBRN, Ambon: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat implementasi kebijakan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tangga, telah menargetkan pegurangan sampah hingga 30 persen.

Demikian disampaikan Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam kegiatan Eco – Event Volume 1, yakni Bersih Pantai dan Edukasi pengelolaan Sampah, yang dilaksanakan di Pantai Namalatu, Negeri Latuhalat, Minggu (14/8/2022).

“Dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 43 Tahun 2018 telah menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen, ini dilakukan karena masalah sampah masih menjadi salah satu ancaman bagi lingkungan hidup,” ungkapnya.

Berbagai upaya dan kebijakan oleh Pemkot agar target itu terealisasi dan budaya bersih kembali dimiliki oleh masyarakat, diantaranya mengurangi sampah plastik dengan meminimalisir penggunaan Air Minum Dalam Kemasan, serta edukasi masyarakat secara berkelanjutan lewat berbagai kegiatan.

“Pemkot Ambon terus melakukan sosialisasi tentang paradigma pengelolaan sampah dari kumpul, angkut, buang menjadi pengurangan dari sumber daya dan daur ulang.” ungkap Wattimena yang dalam kesempatan itu didampingi Pj. Ketua PKK Kota Ambon, Ny. Lisa Wattimena.

Selain itu, Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) juga melalukan langkah lainnya, yakni bekerjasama dengan berbagai pihak seperti AMGPM dan Remaja Mesjid dalam penanganan sampah dan sampah plastik.

“Semua ini, diaksanakan untuk menjadikan kota Ambon bersih yang akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan saja saat ini namun bagi generasi yang akan datang,” jelasnya.

Terkait kegiatan Bersih Pantai dan Edukasi Pengelolaan Sampah yang dilakukan, Penjabat menyampaikan apresiasi yang tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan ampaj rumah tangga secara mandiri dan bertanggungjawab agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat dan teratur.

“Kegiatan ini membantu pemerintah Kota dalam implementasi kebijakan strategis daerah, dalam persoalan sampah melalui pengorganisasian dan pendampingan yang terintegrasi serta berkelanjutan,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain Bersih Pantai dan Edukasi Pengelolaan Sampah, dalam kegiatan Eco – Event Volume 1, juga diluncurkan program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) bersama ADUPI, Le Minerale, dan PT. Sumber Arta Lumbung Sejahtera. Disamping itu, turut diluncurkan program Eco – Event Nature Comunity dan Bank Sampah Bumi Lestari Latuhalat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar