Gelombang Perairan Maluku Meningkat Sedang

Prakiraan gelombang antara 1,25 - 2,50 meter (foto web)

KBRN, Ambon : Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Maritim Pattimura Ambon, kembali mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang di perairan Maluku, Sabtu (13/08/2022).

Dari hasil analisa diprakirakan, tinggi gelombang secara umum di Perairan Maluku berpeluanf meningkat sedang, antara 1,25 - 2,50 meter, sehingga warga dimohon tetap waspada.

Prakirawan BMKG Moch Zainuri Damayanto dalam rilisnya menyebut, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan pada hari ini bergerak dari Selatan - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot. 

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6 - 20 knot. 

Kecepatan angin tertinggi terpantau di terjadi Perairan Aceh, Perairan Mentawai, Perairan Enggano, Perairan Bengkulu, Laut Natuna utara, Perairan Selatan Jawa, Laut Banda,  Perairan Sermata Leti, Perairan Tanimbar, Perairan Kai, Perairan Aru, Laut Aru, Laut  Arafuru.

Sehubungan dengan hal itu, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan Maluku sebagai berikut: 

Gelombang setinggi 1.25 – 2.50 meter (Sedang) berpeluang terjadi di : 

• Laut Seram Bagian Barat

• Laut Seram Bagian Timur

• Perairan Pulau Buru

• Perairan Ambon - Lease 

• Perairan Selatan Seram 

• Laut Banda 

• Perairan Kepulauan Sermata - Leti 

• Perairan Kepulauan Babar 

• Perairan Kepulauan Tanimbar

• Perairan Kepulauan Kai 

• Perairan Kepulauan Aru 

• Laut Arafuru

Saran keselamatan dari BMKG, harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran sebagai berikut : 

Perahu nelayan beresiko tinggi jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter.

Kapal Tongkang, beresiko tinggi jika  kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter.

Kapal Ferry, sangat beresiko jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter.

Kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar, beresiko tinggi jika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar