Sejumlah Pejabat Pemkot Ambon dan Wakil Rakyat Diperiksa KPK Di Mako Brimob

KBRN, AMBON : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  kembali memeriksa sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kota Ambon, hingga anggota DPRD.

Pemeriksaan berlangsung di Kantor Markas Komando Satuan Brimob Polda Maluku, Jl. Jenderal Sudirman, Tantui, Sirimau, Kota Ambon, Senin (8/8/2022). 

Para pejabat dan wakil rakyat Kota Ambon ini diperiksa terkait dengan dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Persetujuan Prinsip Pembangunan Gerai Alfamidi tahun 2020, yang melibatkan mantan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.  

“Hari ini ada  pemeriksaan saksi  TPK dan TPPU  persetujuan prinsip pembangunan Gerai Alfamidi Tahun 2020 di Pemerintahan Kota Ambon. Tsk RL dkk,’  kata  Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/8/2022).

Para saksi yang diperiksa yaitu :  Mantan Ketua DPRD Kota Ambon,  Ely Toisutta;  Pemilik RM Sari Gurih, Martha Tanihaha;  pihak swasta,  Grivando Louhenapessy;  Kadiskominfo,  Joy Reiner Adriaansz;  Anggota DPRD,  Everd H. Kermite;   Kepala Badan Pengelola Pajak Retribusi Daerah, Rolex Segfried de Fretes;  Kepala Badan Pengelolaan  Keuangan dan Aset Daerah, Apries Gaspers;  Pemilik Toko Buku NN, Sieto Nini Bachry;   Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Sirjhon Slarmanat;  PNS Hermanto,  Kepala UPTD Parkir,  Izaac Jusak Said;  Kadis Kesehatan , Wendy Pelupessy;  dan Kepala Bappeda Enrico R. Mattitaputy. 

Seperti diberitakan sebelumnya,  penyidik KPK menetapkan mantan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta untuk mengeluarkan izin prinsip pembangunan 20 gerai minimarket Alfamidi di Ambon.

Richard ditetapkan sebagai tersangka bersama staf tata usaha Pemkot Ambon yang juga orang kepercayaan Andrew Erin Hehanussa dan staf Alfamidi, Amri.

Dalam pengembangan kasus itu, penyidik KPK kembali menetapkan Richard sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang atau TPPU, 4 Juli 2022 lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar