Kemacetan di Ambon Makin Tak Terkendali

KBRN, Ambon: Kemacetan di Kota Ambon akhir-akhir ini sangat menjengkelkan. Pagi, siang, sore hingga malam, pasti saja terlihat macet mewarnai ruas jalan Ibu kota Provinsi Maluku itu.

Ada beberapa titik yang menjadi sarang empuk macet, tapi yang paling parah biasanya terjadi di ruas jalan Telukabessy, Slamet Riyadi hingga ruas jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kondisi ini berbeda jauh dengan dua tahun belakangan. Sebab terjebak macet Ambon hari ini, jangan harap 30 menit sudah keluar, lebih dari itu bahkan satu dua jam.

Apalagi di sore hari menjelang shalat magrib, jalan seperti terkunci. Kendaraan tak bergerak. 

Pantauan RRI Ambon dalam sepekan terakhir ini, ruas jalan Tulukabessy Mardika kerap sesak. Di waktu sore hingga menjelang sholat isya, kendaraan roda dua, roda empat maupun roda enam, masih tertahan dalam kemacetan panjang.

Tanda-tanda kemacetan panjang pada hari-hari kerja di Kota Ambon mulai tampak ketika terjadi antrean panjang di perempatan depan Mapolsek Sirimau hingga kawasan jalan A.Y Patty dan perempatan Bank Central Asia serta Kantor Gubernur Maluku. Ratusan kendaraan terjebak hingga nyaris tidak bergerak sama sekali.

Kondisi ini memaksa sejumlah sopir angkot memutar arah ke terminal Mardika melewati kawasan Jalan A.Y Patty, lanjut ke pasar lama belakang pusat perbelanjaan Ambon Plasa. 

Seperti yang dilakukan sopir angkot jurusan Lin 1 Semmy. Semmy mengaku terpaksa mengambil langkah itu agar dapat menghindari kemacetan di ruas jalan Slamet Riyadi menuju kawasan Jalan Tulukabessy Mardika.

"Katong (kami) tidak putar arah menuju A.Y Patty, pasti terjebak dalam kemacetan hebat," ungkapnya

Kemacetan ini juga dikeluhkan beberapa sopir angkot lainnya. Mereka bilang jam operasi mereka tersita di kemacetan. Bagi sopir, kemacetan ini dapat teruarai apabila semua pengandara baik roda dua maupun roda empat termasuk becak, dapat ditertibkan pada jalur-jalur yang tepat menuju Jalan Tulukabessy Mardika. 

Selain itu, ruas jalan depan terminal Hatukau Batu Merah juga harus diatur dengan memasang water barier. Karena banyak kendaraan yang biasanya potong kompas menuju Batu Merah dalam.

"Harusnya polantas atau petugas perhubungan memasang pembatas jalan tepat di depan terminal Hatukau Batu Merah. Selain itu kendaraan yang hendak menuju Mardika harus berada pada jalur yang tepat, sehingga tidak terjadi kemacetan akibat berebut jalur di ruas jalan Tulukabessy," pinta Olop, yang juga salah satu sopir angkot jurusan Passo.

Kendati saat ini pemerintah Kota Ambon tengah melakukan penertiban ratusan lapak pedagang di Kawasan Pasar Mardika, untuk membuka ruang bagi aktifitas lalu lintas di kawasan itu, namun belum maksimal mengatasi kemacetan yang semakin menggurita di kawasan jalan Slamet Riyadi dan Tulukabessy Mardika.

Mereka meminta masalah ini menjadi perhatian serius Lantas Polresta Ambon dan Polda Maluku serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon. Paling tidak harus punya solusi yang tepat mengatasi kemacetan yang terjadi di Kota Ambon.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar