Pemeriksaan Hewan Kurban di Ambon, Fahmi: Dipastikan Aman dan Layak 

KBRN, Ambon : Dinas Pertanian Provinsi Maluku memastikan hewan kurban yang dijual di Kota Ambon layak untuk dikonsumsi masyarakat menjelang perayaan Idul Adha 1443H.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Fahmi M.Yusuf kepada wartawan, Rabu (06/07/2022) mengatakan dari hasil pengawasan dan pemeriksaan bersama tim dokter hewan di 16 titik, didapati ternak sapi dan kambing dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK). 

"Jadi ternak yang akan dikurbankan itu bisa dikonsumsi bahkan memenuhi syariat Islam karena tidak ada kecacatan berdasarkan hasil pemeriksaan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Teluk Ambon, Nusaniwe, Baguala," jelas Fahmi.

Dikatakan, jumlah hewan kurban untuk Idul Adha tahun 2022 mengalami peningkatan, karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berkurban. Bahkan untuk memastikan keamanan dari ternak sapi dan kambing, pihaknya tidak memberi ijin masuknya ternak dari luar daerah ke Provinsi Maluku.

"Alhamdulillah jumlah tahun ini meningkat, meski kita tahu bahwa Indonesia saat ini ramai dengan adanya penyakit PMK pada hewan. Namun kita pastikan bahwa Maluku sampai saat ini tidak ada ditemukan PMK. Dan kita perketat pengawasan," terangnya.

Untuk ternak sapi tahun ini lanjut Fahmi, tercatat sebanyak 515 ekor, dimana jumlah ini meningkat 10 persen dari tahun 2021 yang tercatat sebanyak 476 ekor. Sedangkan ternak kambing tahun ini tercatat 718 ekor meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat 663 ekor.

Selanjutnya pasokan ternak sapi dan kambing yang masuk ke Kota Ambon berasal dari sentra lokal, yakni dari Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar