Korupsi Baru di RSUD Haulussy Ambon, Mantan Kadinkes Hingga Tujuh Dokter Diperiksa Jaksa

KBRN, AMBON : Bukan hanya dugaan penyimpangan penyaluran tunjangan intensif, Jasa BPJS, Jasa Perda dan makan minum tenaga medis di RSUD Haulussy Ambon yang disidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Namun, ada juga yang terbaru. 

Bahkan kasus baru itu sudah berstatus penyidikan. Sembilan saksi, Senin (4/7/2022) telag diperiksa penyidik yang salah satunya, mantan Kadinkes Maluku. Mereka diperiksa untuk membongkar kejahatan dugaan korupsi dugaan Tipikor pembayaran jasa medical check up pemilihan calon kepala Daerah dan wakil kepala Derah Kabupaten / Kota dan Provinsi Maluku dari  tahun 2016 sampai dengan Tahun 2020.

"Iya, benar. Status kasusnya sudah dik. Kasus baru," ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, untuk kepentingan penyidikan kasus tersebut, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi. 

"Dan kemarin, penyidik telah memeriksa sembilan orang saksi. Ke sembilan saksi itu salah satunya, mantan Direktur RSUD Haulusy. Juga salah satu orang mantan Kadis Kesehatan Provinsi, dan tujuh orang dokter RSUD Haulusy," jelas dia. 

Pemeriksaan terhadap sembilan saksi itu, kata Wahyudi terkait dugaan korupsi tersebut yang diusut berdasarkan laporan masyarakat. 

"Kalau dokter diperiksa terkait honor. Sementara lainnya diperiksa terkait tugas pokok," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar