Nakes Covid-19 Tak Perlu Khawatir, Hak Tetap Terbayar

KBRN, Ambon: Akademisi Unitomo Surabaya, Julius Latumaerissa meminta tenaga kesehatan (nakes) Covid-19 rumah sakit lapangan BPSDM Maluku untuk tak perlu khawatir akan jasa-jasa selama membantu pemerintah dalam menangani covid-19 di Maluku.

Menurutnya, dana tersebut sampai sekarang masih tersimpan di rekening RSUD dr Ishak Umarella Tulehu. Jika Peraturan Gubernur (Pergub) sudah ditandatangani oleh Gubernur dan Sekda, dana itu langsung dicairkan ke rekening nakes masing-masing.

"Sehari dua Gubernur sudah tiba di Ambon dan langsung menandatangi Pergub dimaksud. Jadi nakes jangan khawatir, pasti dibayarkan," kata Julius ketika menghubungi RRI Ambon, Minggu (03/07/2022)

Menurutnya, Nakes Covid-19 BPSDM Maluku harus berterima kasih ke Dirut RSUD Ishak Umarella Tulehu, dr Dwi Murti Nuryanti, yang sejauh ini sudah pasang badan untuk jasa Nakes.

Jika tidak, dana sebesar Rp 2,4 miliar sudah mengalir ke Dinkes Maluku atas perintah Kadis Zulkarnain. Alasan Kadis, dana itu untuk keperluan manajemen. 

"Ibu Dirut dr Dwi melawan perintah Kadis untuk mencairkan 40 persen dari Rp 6 miliar yang ada di rekening RS Tulehu. Kalau tidak, Rp 2,4 miliar sudah lewat tak tahu untuk apa. Jadi Nakes harus berterima kasih ke ibu Dwi," ujarnya

Dia mengaku tidak kenal dengan Dirut RSUD Tulehu. Tapi, untuk kemaslahatan orang banyak, harus berani untuk ungkapkan mana yang benar dan mana yang salah. 

"Nama ibu Dirut RS Tulehu pun saya tidak tahu. Saya lakukan karena Nakes itu anak-anak Maluku. Saya tidak mau orang Maluku dibodohi dengan kebijakan Kadis Zulkarnain yang bukan asli orang Maluku," tegasnya

Dia bilang, kedok dari Kadis Kesehatan harus dibuka di publik supaya orang tahu. Jangan sampai kebijakannya mencelakakan orang lain, baik itu Dirut RS Tulehu, masyarakat maupun Gubernur Murad.

"Jadi tenang saja. Sehari dua jasa Nakes sudah bisa dicairkan," tandasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar