Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 8 ABK KM Rizky Mulia

KBRN, AMBON : Tim SAR gabungan  akhirnya berhasil melakukan evakuasi terhadap delapan ABK KM Rizky Mulia dari Pulau Mai,  Kabupaten Maluku Tengah.

KM Rizky Mulia  tenggelam setelah  sempat terombang ambing selama empat hari akibat mengalami patah kemudi di Laut Banda, karena dihantam gelombang tinggi.

Kepala Basarnas Kota Ambon, Mustari melalui rilisnya Jumat (1/7/2022) menyebutkan,  tim SAR gabungan beranggotakan 23 orang menggunakan KN SAR Abimanyu   sekitar pukul   12.40 WIT, Jumat (1/7/2022)   tiba di Pulau Mai, setelah  menempuh jarak  -+ 118 NM.

"KN SAR Abimanyu  bertolak dari Dermaga LIPI Ambon sekitar pukul 7 pagi dengan membawa 23 personil gabungan, berhasil tiba di Pulau Mai Kepulauan Lucipara Kabupaten Maluku Tengah. Selanjutnya, seluruh korban berhasil dievakuasi ke atas KN SAR Abimanyu pada pukul 13.20 WIT dan dibawa menuju Kota Ambon guna mendapatkan perawatan lebih lanjut,"kata Mustari.

 Pukul 18.30 WIT, KN SAR Abimanyu telah  tiba dan sandar di Dermaga LIPI Ambon.Selanjutnya seluruh korban di serahkan kepada pihak perusahaan untuk dibawa menuju Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan perawatan. 

Menurutnya, berdasarkan  keterangan dari Nahkoda,  KM Rizky Mulia berangkat dari Kabupaten Asmat Provinsi Papua sejak tanggal 28 April 2022 lalu. 

Berlayar memasuki Laut Banda, kapal sempat mengalami kerusakan pada mesin utama, namun berhasil diperbaiki dan kembali melanjutkan pelayaran. 

Pada tanggal 31 Mei, kapal motor tersebut dikawal Kapal TNI AL masuk ke Kota Ambon guna pemeriksaan dokumen pelayaran.

Setelah selesai,  tanggal 18 Juni, KM Rizky Mulia kembali melanjutkan pelayaran menuju Probolinggo dengan muatan Gaharu Kemedangan sebanyak 2.300 karung.

Namun naas,  Minggu 19 Juni  KM Rizky Mulia dihantam gelombang tinggi di Perairan Laut Banda yang menyebabkan patahnya kemudi dan terombang-ambing selama empat hari sebelum tenggelam di Perairan Pulau Mai Kabupaten Maluku Tengah.

 Beruntung kedelapan korban berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan dari Baubau Sulawesi Tenggara dan dievakuasi menuju Pulau Mai,  dan diserahkan ke petugas penjaga mercusuar (DISNAV AMBON) untuk mendapatkan perawatan. 

Unsur yang terlibat dalam proses evakuasi terdiri dari  Rescuer Basarnas Ambon : 5 personil,  ABK KN SAR Abimanyu : 12 personil  dan Polairud Polda Maluku : 6 personil.

"Dengan dievakuasi nya korban, maka Ops SAR dinyatakan selesai seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih,"pungkasnya. 

Data korban selamat :La Deni 37 - NahkodaMahudi 31 - KKMAskari 25 - ABKYuskar 25 - ABKUsman 32 - ABKSulaiman 50 - ABKOde Yasmin 25 - ABKYusri 23 - ABK

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar