Harap Pemkot Perhatikan Kerusakan Talud di SD 75 Passo

KBRN, Ambon: Kerusakan talud pada sungai di belakang sekolah dasar (SD) Negeri 75, Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, membuat para guru dan siswa di sekolah setempat, harus belajar dalam kecemasan. 

Mereka takut, sewaktu-waktu air sungai akan meluap dan masuk sampai ke lingkungan sekolah. Sebab, sebagian talud telah roboh. 

"Saat reses ke Passo, guru-guru juga mengeluhkan soal kerusakan talud di belakang SD N 75," kata anggota DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw di Ambon, Kamis (30/06/2022)

Menurutnya, setiap musim penghujan, banjir sungai kerap mengikis dinding-dinding talud. Itu mengakibatkan sebagain talud di kawasan SD akhirnya roboh.

Jika masalah ini dibiarkan berlarut, maka tentu kerusakan itu akan semakin parah. Dan tentu bakal mengancam mereka yang berada di kawasan tersebut, terutama para siswa di SD 75.

"Orang tua murid pun cemas. Apalagi belajar saat musim penghujan seperti ini," ujarnya. 

Untuk itu, Pemerintah melalui Dinas PUPR dan BPBD Kota Ambon harus meninjau lokasi kerusakan tersebut.

Karena bagi Politisi Gerindra itu, ini bukan soal pembangunan fisiknya tapi juga supaya proses belajar mengajar di sekolah itu tidak terganggu. 

"Prinsip saya itu jangan lagi guru yang menghabiskan energi untuk mengurus sarana-prasarana yang rusak kayak gini. Biar saja pemerintah yang menanganginya supaya guru konsetrasi full hanya untuk proses belajar mengajar di sekolah," tandasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar