Penuh Haru, Narapidana Langsungkan Pernikahan di Lapas Ambon

KBRN,Ambon:  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon menggelar prosesi akad nikah bagi satu orang narapidana yang menjadi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lapas ini.

Akad nikah berlangsung  di Masjid At-Taubah Lapas Ambon, Kamis (30/6/2022), pukul 11.00 WIT dengan menghadirkan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sirimau.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Meky Patty mengungkapkan, pernikahan merupakan hak warga binaan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan pada Pasal 14 ayat 1 huruf (a), dimana warga binaan atau narapidana berhak melakukan ibadah sesuai dengan agama atau kepercayaannya.

"Lapas Ambon siap untuk memfasilitasi pelaksanaan pernikahan di dalam. Prosesi dapat terlaksana apabila lengkap syarat substantif dan administrasinya," ungkap Meky.

Dijelaskan bahwa izin pernikahan akan diberikan apabila syarat administrasi narapidana yang hendak menikah lengkap. Kelengkapan menikah di Lapas harus disertakan surat permohonan dan jaminan keluarga, serta surat keterangan hendak menikah dari kantor kelurahan dan KUA setempat.

Sementara itu, UP selaku warga binaan  yang melangsung pernikahan di Lapas Ambon mengucapkan terima kasih kepada pihak lapas yang telah membantu   untuk melaksanakan pernikahan ini.

"Alhamdulillah, saya sangat terharu dan  senang karena mendapat izin menikah di lapas," ungkap UP.

Ijab kabul diucapkan oleh UP dengan lantang dihadapan penguhulu dan kedua saksi. Walau dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar Rp200.00,- suasana bahagia campur haru tampak di wajah kedua mempelai, saat penghulu menyatakan mereka sah sebagai suami istri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar