Pelantikan Saniri di Undur, DPRD Minta Pemkot Ambon Tingkatkan Koordinasi

KBRN, Ambon: Pelantikan lembaga adat atau saniri pada empat negeri di Kota Ambon masing-masing Negeri Batumerah, Laha, Passo dan Urimessing, yang direncanakan digelar pada Jumat pekan kemarin, batal.

Pembatalan dilakukan lantaran masih ada masyarakat pada negeri-negeri tersebut yang keberatan dengan pelantikan dimaksud

Kendati begitu, Pemkot Ambon telah mengagendakan jadwal terbaru. Rencananya, akan dilantik pada pekan depan.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu mengatakan, pelantikan saniri dan juga raja, sepenuhnya menjadi kewenangan Pemkot Ambon.

Namun, hal ini juga perlu dikoordinasikan dengan DPRD melalui komisi I sehingga ketika ada keberatan dari masyarakat misalnya, DPRD bisa mengundang untuk mencari solusi secara bersama.

"Kalau memang ada penundaan, nanti kita cek lagi. Tapi saya mintakan, kalau bisa Pemkot harus tingkatkan konsolidasi dan koordinasi bersama DPRD," kata Jafry kepada wartawan, Rabu (29/06/2022)

Menurutnya, setelah undangan telah tersebar tapi kemudian pelantikan batal, maka itu menandakan adanya koordinasi yang belum maksimal.

"Makanya harus dilihat menyeluruh. Kalau memang ada keberatan, ya pemkot dan DPRD bisa sama-sama memecahkan masalahnya," tukasnya

Untuk diketahui, mestinya Saniri pada empat negeri di Kota Ambon akan dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) oleh Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Watrimena pada Jumat (24/06/2022) lalu.

Bahkan undangan pelantikan Saniri yang ditandatangani asisten administrasi umum Pemerintah Kota Ambon, Rulien Purmiasa telah tersebar.  Tapi terjadi pembatalan dan ditunda lagi di pekan besok.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar