Penyidik Polda Maluku Periksa Fisik Proyek Masohi Plaza

KBRN, AMBON : Dugaan kelebihan pembayaran dalam proyek pekerjaan Masohi Plaza di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), diam-diam diusut oleh  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku. Dugaan korupsi ini diusut berdasarkan laporan dari masyarakat. 

Menyikapi laporan tersebut, pihak penyelidik, Jumat pekan kemarin telah memeriksa  fisik proyek.

Mereka ikut memboyong tim ahli dari Politeknik  Ambon untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan. 

Turut  hadir dalam pemeriksaan,  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Malteng  serta PT Kadjuara Mandiri sebagai pihak ketiga yang mengerjakan proyek Masohi Plaza.

Panit Subdit III Tipikor, Krimsus Polda Maluku, Fredy B Samale membenarkan kedatangan tim penyidik untuk memeriksa fisik bangunan Masohi Plaza.Diketahui, proyek pengerjaan pusat perbelanjaan modern di kota Masohi menelan biaya sebesar Rp11,4 miliar, bersumber dari APBD tahun anggaran 2020-2021.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Maluku  menemukan adanya kerugian dari proyek tersebut. 

Namun dugaan kerugian tersebut merupakan kelebihan bayar Pemerintah kepada pihak ketiga sebesar Rp121 juta.Pihak ketiga, PT. Kadjuara Mandiri  telah mengakui adanya kelebihan pembayaran dan  baru mengembalikan Rp. 50 juta.

Diketahui pekerjaan pembangunan rehabilitasi Pasar Binaya Masohi, berdasarkan kontrak 20/SP/PSR-TKBNY/XII/2020, tanggal 22 Desember 2020, dikerjakan selama 350 hari kalender menelan anggaran sebesar Rp14,4 Miliar.

Sayangnya hingga melewati tenggat waktu tersebut masih ada sejumlah pekerjaan yang tidak rampung. Bangunan yang semestinya menjadi kebanggaan warga Maluku Tengah, khususnya Kota Masohi terlhbat rusak sisejumlah bagian.

Sebagian tembok sudah keropos, kaca di beberapa bagian juga terlihat pecah. padahal anggaran yang dialokasikan terbilang cukup besar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar