Penuhi Janji, Pengelola Amplaz Cor Bak Endapan KFC

KBRN, Ambon: Pihak pengelola Ambon Plaza (Amplaz) akhirnya memenuhi janji mereka untuk mengecor kolam endapan limbah Kentucky Fried Chicken (KFC), yang beberapa waktu lalu sempat meresahkan warga sekitar. 

Pantauan RRI Ambon, Rabu (29/06/2022), penutup bak endapan yang awalnya hanya ditutup terpal, kini sudah dicor dengan semen.

Kendati begitu, aroma tak sedap masih saja tercium dari lokasi itu. Ini dikarekanan masih ada lubang saluran yang terbuka.

Limba cair masih terlihat mengalir dan masuk ke dalam selokan yang ada di sekitar kolam endapan tersebut. 

Pengelola Amplaz, Anes yang diwawancarai RRI untuk menanyakan lebih lanjut terkait pengerjaan pengecoran, menolak untuk menjawab pertanyaan wartawan.

"Oh, seng bisa seng bisa," kata Anes dengan dialeg melayu Ambon lalu berjalan pergi 

Sebelumnya diberitakan, sudah puluhan tahun lamanya, bangunan pusat perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz) berdiri di Kota Ambon. 

Kehadiran pusat perbelanjaan terbesar pertama di Kota bertajuk "manise" itu, membuat sejumlah perusahaan melakukan kontrak kerjasama, salah satunya Kentucky Fried Chicken (KFC).

Sayang, puluhan tahun KFC memakai bangunan Amplaz, pihak pengelola Amplaz acuh dengan perintah undang-undang.

Yang mana, seharusnya saluran limbah harus lebih dulu memiliki dokumen Amdal, malah pihak pengelola Amplaz tak pernah membuatnya.

Kini, limbah dari KFC meluap hingga mencemari lingkungan sekitar, barulah kedok itu terbuka.

"Pengelola Amplaz tak tahu diri. Bertahun-tahun tidak pernah melakukan perintah undang-undang soal dokumen Amdal. Padahal KFC itu bukan perusahaan eceh-eceh loh," tegas anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikijuluw saat berlangsungnya rapat kerja dengan DLHP, pengelola Amplaz dan pihak KFC di Gedung DPRD Ambon, Jumat (24/06/2022)

Menurutnya, pengelola Amplaz tidak serius menangani permasalahan yang ada di Amplaz.  

Kalaupun saja pengelola Amplaz inginkan Kota ini maju dan berkembang, maka dokumen Amdal bakal menjadi perhatian serius. Sebab PAD dari situ juga akan masuk ke Pemkot Ambon. 

"Bayangkan, 20 tahun limbah KFC amplaz tak disedot. Ini kan sikap acuh yang tak boleh dilakukan. Kini, lingkungan tercemar baru lah kita tahu ternyata KFC tak punya Amdal," paparnya

Politisi PDIP itu heran karena pengelola Amplaz hanya pakai kolam endapan. Sudah begitu, dibiarkan tak pernah disedot. 

"Bapak mendapat keuntungan tapi bapak mengabaikan tanggung jawab bapak sebagai investor di Kota Ambon," kesal Lucky sambil menunjuk pihak pengelola Amplaz.

Lucky yang dikenal bersuara lantang itu juga mengingatkan pihak restoran cepat saji yang sudah beroperasi selama 26 tahun di Ambon itu.

"KFC juga jangan mengabaikan regulasi yang ada, karena itu akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akan dikenakan sanksi," pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar