Minta Disdik Maluku Intens Pantau Penggunaan Dana BOS

KBRN, Ambon: Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA) yang tersebar di Propinsi Maluku, masih cukup jauh dari harapan. 

Anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk mendukung pengembangan mutu pendidikan siswa maupun sekolah itu, belum dimanfaatkan dengan baik.

Dari hasil pengawasan anggota DPRD Propinsi Maluku di sejumlah kabupaten/kota, masalah ini yang paling banyak ditemui.

Seperti yang diungkapkan anggota komisi IV DPRD Maluku, Hengky Pelata. Politisi Hanura itu mengaku, hampir di seluruh Maluku ditemukan penyalahgunaan dana BOS.

"Di beberapa kabupaten/kota yang kita kunjungi, pasti saja ada masalah dana BOS. Saya fikir ini harus dipantau dengan intens oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Maluku," kata Hengky di Ambon, kemarin

Menurutnya, masalah ini jangan dilihat biasa-biasa saja. Sebab jika tak ada ketegasan dari Disdik, maka pihak sekolah akan bertindak sesuai selera mereka.

Lihat saja, lanjutnya, ada sekolah di Maluku yang pemerintah sudah melakukan pencairan anggaran namun anggaran itu tak dikelola malah ditahan oleh kepala sekolah.

“Saya kira ini menyalahi aturan. Yang paling parah, ada wacana terkait kepala sekolah punya mobil sampai empat unit. Kalau ini benar patut ditelusuri," tegasnya

Prinsipnya, meski dibawah kendali Disdik, tapi ini harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat pun harus berani melapor jika mengetahui ada pihak sekolah yang tak transparan dengan dana BOS.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar