Pecahkan Rekor MURI Minum Jus Pala Terbanyak, Gubernur: Polda Maluku Tidak Mau Kalah Dengan Pangdam

KBRN, AMBON : Gubernur Maluku, Murad Ismail menyebut, Polda Maluku tidak mau kalah dengan Kodam XVI/Pattimura yang sebelumnya berhasil mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor MURI makan papeda terpanjang di dunia pada Mei 2022 lalu. 

"Polda Maluku tidak mau kalah dengan Pangdam dengan makan papeda terpanjang di dunia, di atas Jembatan Merah Putih," ungkap Murad saat menyampaikan sambutanya di acara pemecahan rekor MURI minum jus pala terbanyak di lapangan Letkol CHR Tahapary, Tantui Ambon, Sabtu (25/6/2022). 

Sehingga itu, Murad secara pribadi dan keluarga serta masyarakat Maluku memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Polda Maluku dan jajarannya yang selama ini sangat membantu dalam memelihara keamanan di Maluku.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada rekor MURI yang telah datang di Maluku untuk memberikan piagam bersejarah tersebut.

"Ini suatu kebanggaan buat kita, yang jelas buat kita orang Maluku, terima kasih. Apresiasi juga kepada Polda Maluku dan terlebih ke Pak Kapolda yang sudah membantu menjaga keamanan di Maluku hingga hari ini. Sebagai polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat,"ujar Kapolda. 

Diketahui, Polda Maluku baru saja menerima piagam dari MURI dengan mencatakan sejarah dunia, minum jus pala sebanyak 16.076 botol, pagi tadi. 

Piagam bersejarah itu diterima langsung Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lothataria Latif yang diserahkan Direktur Oprasional MURI, Jusuf Ngadri di lapangan Letkol CHR Tahapary. 

"Pala untuk Indonesia, pala untuk dunia," sebut Kapolda saat menerima piagam MURI.

Piagam rekor MURI itu diterima Kapolda, dan disaksikan masyarakat dan seluruh Personil Polda Maluku. Suasana begitu meriah dengan menampilkan musik totobuan yang menjadi khas Maluku, serta persembahan tarian dari personil Bdimobda Maluku. 

Kegiatan bersejarah ini juga merupakan bagian dari rangkaian giat Polda Maluku dalam menyongsong HUT Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli nanti. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar