Musim Hujan, Relawan Tagana di Maluku Siap Siaga

KBRN, Ambon : Memasuki musim penghujan, relawan taruna siaga bencana (Tagana) di Provinsi Maluku, mulai melakukan siaga mengantisipasi berbagai bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Koordinator Tagana Provinsi Maluku Johan Siwalette kepada RRI Rabu (25/5/2022) menuturkan, siaga yang dilakukan saat ini belum terfokus di satu lokasi, sebaliknya masih berfokus di lingkungan masing-masing mengingat ditengah situasi pandemi Covid-19. 

"Selain siaga bencana alam, Tagana juga melakukan tugasnya saat diterpa bencana non alam seperti pandemi Covid-19. Kemarin saat Covid-19 kita juga bertugas di pelabuhan, bandara, hingga melakukan aksi penyemprotan di lingkungan-lingkungan. Disamping itu juga ada 2 tim Tagana yang bertugas untuk pemakaman jenazah Covid-19," ujar Siwalette.

Dikatakan, untuk mengurangi resiko bencana ditengah musim hujan, beberapa kabupaten kota di Maluku yang menjadi daerah rawan bencana, telah dihimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang saat musim penghujan. Disamping itu, memberikan pelatihan bagi masyarakat di desa siaga bencana yang dibentuk Tagana agar tanggap terhadap bencana.

"Jadi tugas kita sebagai relawan Tagana itu ada tiga fase yakni pra, saat dan sesudah bencana. Jadi memasuki musim hujan itu biasanya kita lakukan sosialisasi, bentuk kampung siaga bencana dengan melatih masyarakat di kampung tersebut agar tanggap terhadap bencana," jelasnya.

Dalam menghadapi cuaca ekstrem tambah Siwalette, pihaknya intens menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, stokeholder dan elemen masyarakat guna gerak cepat dalam penanggulangan bencana di satu lokasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar