Tumpukan Sampah Dijadikan Layaknya Wahana Permainan

KBRN, Ambon: Sampah tentu sangat menjijikan. Apalagi, sampah yang sudah menggunung berbulan-bulan lamanya. Baunya pasti menyengat dan bikin perut beraduk.

Bagi orang yang tak terbiasa menciumnya, bisa mengeluarkan makanan yang sudah masuk ke lambung jika berada di tengah-tengah tumpukan sampah.

Tapi, ada juga yang tahan dengan aroma dari sampah. Meskipun menyengat hidung, namun dianggap biasa bahkan dijadikan layaknya teman.

Seperti yang terlihat pada beberapa anak yang tinggal di kawasan Pasar Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (20/5/2022)

Pantauan RRI Ambon, para bocil ini terlihat tak geli sedikitpun bermain di tengah-tengah sampah. Mereka bahkan menjadikan tumpukan sampah layaknya wahana permainan mereka.

Loncat sana-sini dengan begitu riangnya. Tak terlintas sedikitpun dibenak mereka akan bahaya dari sampah. Yang mereka tahu, hanya bermain untuk menghibur diri.

Padahal, bakteri dari sampah sangat berpeluang mendatangkan penyakit. Misalnya infeksi kulit, tetanus, keracunan makanan dan lain sebagainya.

"Anak-anak itu sudah biasa. Dong (mereka) tidak tahu sakit sembarang," kata ibu Evi Pattiasina, salah satu pedagang yang berjualan di kawasan itu

Ibu Evi mengaku, bukan baru sekali anak-anak bermain bergembira ria diatas tumpukan sampah, tapi sudah sejak sampah ini menggunung.

"Apalagi ada ban-ben bekas yang juga dibuang disini, makanya mereka jadikan sebagai tempat bermain," sebutnya

Tapi apakah keberadaan sampah ini menggangu pedagang atau tidak? Pedagang sayuran itu mengaku, sudah sangat mengganggu. Hanya saja, ini lokasi satu-satunya untuk bisa berjualan, makanya dirinya tetap saja berdagang. 

"Ini tempat kami cari uang untuk menghidupi keluarga kami. Jadi meski disamping tumpukan sampah dengan bau yang menyengat, tapi kami tetap saja berdagang," jelasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar