Masuk Kantor PRKP Ambon, Ini yang Dibawa KPK

KBRN, Ambon: Kehadiran tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai Kota Ambon sejak Selasa (17/4/2022) kemarin, bukan hanya untuk menggeledah dan menyita sejumlah dokumen. 

Tapi, kedatangan tim anti rasuah itu juga sekaligus untuk memeriksa sejumlah Kepala Dinas (Kadis) di lingkup Pemkot setempat. 

Lantas, apa saja yang diambil dari KPK usai pemeriksaan sejumlah Kadis? Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Ambon, Rustam Simanjuntak mengatakan, ruangannya memang sempat didatangi tim KPK. 

Namun, bukan dokumen atau berkas lainnya yang disita dari Dinas PRKP melainkan hanya permintaan memberikan rekening koran tahun 2015 hingga 2020.

"Yang diminta hanya rekening koran pribadi saya. Jadi tak ada berkas yang disita dari ruangan PRKP," kata Rustam ketika diwawancarai wartawan di Gedung DPRD Kota Ambon, Rabu (18/5/2022)

Menurutnya, kalaupun ada sejumlah berkas yang disita KPK, itu dari dinas lain di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, bukan di Dinas PRKP.

Ditanya soal pembakaran kertas di dalam WC kantor oleh salah satu pegawainya, yang diduga itu merupakan dokumen penting, Simanjuntak menyatakan tidak. 

Dikatakan, itu kertas-kertas rincian kegiatan dinas tahun 2022. Karena banyak dan menumpuk begitu saja diatas meja, makanya salah satu pegawai membakarnya.

"Staf taunya kertas banyak penuhi meja, makanya dibersihkan dengan cara dibakar," tutur dia meniru penjelasan stafnya

Tapi apakah tidak bisa dilakukan dihari lain karena pada saat bersamaan sedang dilakukan penggeledahan oleh KPK? Rustam tak bisa menjelaskannya lebih detail.

"Nah itu yang saya tak tahu. Tapi sejujurnya kami tak sengaja untuk mengkaburkan fakta-fakta," tukasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar