Tabrakan Maut di SBT, Satu Tewas, Tiga Lainnya Luka

KBRN, AMBON : Tabrakan maut kembali terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur, Minggu (15/5/2022), kemarin. Sekira pukul 21.10 Wit, tepatnya diruas jalan pantai, Desa Bula, Kecamatan Bula, satu warga setempat mengalami tabrakan dan meninggal dunia. 

Andira Fitriyani Wayabula (17) yang dibonceng rekannya Tiara Tunkusku (16) itu meninggal dunia. Sementara tiga lainnya mengalami luka-luka, dan sedang dalam pertolongan medis. 

Warga Jalan Kelapa Dua, Desa Bula ini tewas setelah sempat mendapat penanganan medis di RSUD Bula. Ia menghembuskan nafas terakhir pada Senin (16/5/2022) pukul 03.34 WIT. 

Kecelakaan lalu lintas itu berawal saat motor honda beat DE 4287 NO yang ditunggangi Nurma Siwan Siwan (26) bergerak dari arah jalan Lemumir menuju Desa Fattolo.

Pemuda 26 tahun, warga Desa Fattolo, Kecamatan Bula ini, membonceng saudaranya Moh Amin Siwan Siwan (20) dengan kecepatan sedang.

Tepat di tempat kejadian perkara (TKP), kurang lebih 20 meter dari Pasar Desa Bula, datang dari arah berlawanan kendaraan yang ditunggangi Tiara yaitu Honda Beat DE 4878 NJ telah mengambil jalur saudara Nurma Siwa Siwan.

Melihat motor yang dikendarai Tiara telah berada di jalurnya, Nurma akhirnya kembali mengambil jalur Tiara. Sayangnya, Tiara yang kaget juga langsung mengambil jalurnya. Akibatnya, rabrakan tidak bisa dihindar. 

“Saat itu Tiara Tunkusku kembali lagi ke jalurnya sehinga terjadilah tabrakan di jalur Tiara Tunkusku. Tabrakan tersebut menyebabkan Tiara Tunkusku mengalami luka sobek di kening sebelah kiri. Sementara temannya Andira Wayabula mengalami benturan keras di kepala. Sedangkan pengendara Nurma Siwa Siwan mengalami Keseleo pada tangan sebelah kiri dan pemboncengnya Moh Amin Siwa Siwan mengalami luka sobek pada kening bagian kiri dan luka lecet pada jidat bagian kiri,” jelas PS Kasubsi Penmas Polres SBT, Bripka Suwandi Soboh dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin. 

Dari tabrakan itu, lanjuy Suwandi, semua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula untuk mendapatkan pertolongan medis. Sekitar pukul 03.34 WIT pagi tadi, Andira Pitriayani Wayabula dinyatakan meningal dunia oleh dokter RSUD Bula.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, lanjut Suwandi, Tiara, pengendara honda beat berwarna pink hitam kurang berhati-hati saat berkendara.

“Kejadian itu menyebabkan korban meninggal dunia satu orang, luka berat satu orang dan luka ringan dua orang,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar