Napi Kasus Korupsi Pembangunan Bandara di MBD Dapat "Diskon"

 KBRN,Ambon:  Satu orang warga binaan atau narapidana (napi) kasus korupsi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ambon mendapat remisi atau pengurangan masa penahanan pada Hari Raya Waisak 2022.

Napi kasus korupsi yang memperoleh remisi tersebut yaitu Sunarko .  Ia  diberi Remisi Khusus (RK I) dengan pemotongan masa tahanan  Satu bulan. Sunarko ini terlibat kasus penyimpangan pembangunan konstruksi Bandara Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku Tahun Anggaran 2012.Masa penahanan di Lapas Ambon selama Empat tahun.

Usai penyerahan Surat Keputusan Remisi, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Maluku, Saiful Sahri menjelaskan, pemberian remisi kepada Sunarko, karena yang bersangkutan sudah membayar lunas denda sebesar Rp 200 juta serta uang pengganti sebesar Rp 2 miliar.

" Selain itu, ada persyaratan mendapat remisi  bagi narapidana kasus korupsi ini bahwa  telah menjalani hukuman minimal sepertiga dari masa hukuman yang diterimanya,"jelas Saiful, Senin (16/5/2022)

Selain Sunarko, remisi juga diterima Satu Narapidana  Lapas Ambon, Saw Lin Naung berkewaranegaraan Myanar. Terpidana kasus pembunuhan ini memperoleh Remisi Khusus II sebanyak 2 bulan dan dinyatakan  bebas hari ini. Kemudian ada terpidana dari Lapas Kelas III Dobo, Kepulauan Aru yaitu Agus Santoso juga mendapat remisi  1 bulan.  Sebelumnya ia terlibat kasus Perlindungan Anak dan dihukum selama  8 tahun.

Jadi ada Tiga Narapidana mendapat remisi. Satunya langsung bebas hari ini. Tiga  narapidana yang mendapatkan remisi itu merupakan bagian dari total 1.409 narapidana seluruh Maluku.

Para narapidana yang belum mendapat remisi pun diminta Saiful untuk terus memperbaiki diri agar dapat memperoleh remisi pada kesempatan berikutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sunarko mengaku terharu dengan remisi yang diterima, sebab ini akan menjadi motivasi untuk menjadi orang yang lebih baik, menjalani sisa masa tahanannya di Lapas Ambon.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar