Hari Ini Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Mardika

Wali Kota Ambon, Rhicard Louhenapessy saat peletakan batu pertama pasar mardika, Kamis (27/01/2022).jpg
Gubernur Maluku Murad Ismail saat peletakan batu pertama pasar mardika, Kamis (27/01/2022).jpg

KBRN, Ambon: Kamis (27/01/2022) pembangunan pasar Mardika resmi dilakukan. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama (Ground Breaking) oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, Wali Kota Ambon Rhicard Louhenapessy, Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala, Kepala Balai PPW Maluku Abdul Khalil Kastela, Penjabat Sekda Maluku Sadali Le dan pihak Kontraktor.

Pembangunan pasar Mardika bakal dilakukan oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Maluku bersama PT Wijaya Karya Gedung & PT Ciriajasa selaku kontraktor pemenang dengan target rampung pada tahun 2023 mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan pasar Mardika akan menjadi ikon yang memberi warna lain bagi wajah Kota Ambon secara khusus dan provinsi Maluku secara umum di masa yang akan datang, serta menjadi sarana perdagangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini. 

"Terima kasih juga saya sampaikan kepada Wali Kota Ambon atas sinergitasnya dengan semua pihak mulai dari perencanaan sampai dengan pembangunan Pasar Mardika ini, meskipun nanti saat pasar sudah jadi pak Rhicard Louhenapessy sudah selesai masa tugas sebagai Wali Kota,"kata Gubernur Maluku.

Dikatakan pengelolaan pasar Mardika akan diatur melalui kerja sama (MoU) Pemprov dengan Pemkot, mengingat tanah maupun bangunan pasar rakyat ini adalah milik pemerintah provinsi Maluku.

Wali Kota Ambon, Rhicard Louhenapessy kepada wartawan dilokasi peletakan Batu Pertama Pasar Mardika mengaku penantian panjang masyarakat kota Ambon dan Maluku pada umumnya untuk memiliki pasar yang repretantif akhirnya terwujud. 

"Kita perna menghadapi dua kondisi yang kritis, dalam kondisi itu lalu Gubernur Maluku menghubungi menteri Perdagangan kemudian berproses. Kemudian yang kedua saat kebijakan anggaran betul -betul konsentrasinya ke covid, dengan kenginan kuat dari pempus untuk ini di pending, dalam situasi kritis itu Gubernur kembali menghubungi menteri PUPR tentang urgensi dari pasar ini untuk kepentingan Maluku maupun Ambon dan kemudian jalan,"jelas Wali Kota. 

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Essy Asiah dalam sambutannya via zoom mengatakan, pembangunan pasar Mardika dilakukan dengan menerapkan metode Building Information Modeling (BIM), yang ditargetkan selesai dalam waktu 480 hari kalender hingga tahun 2023 dengan APBN.

“Harapannya lewat metode BIM ini, Balai PPW maupun kontraktor, benar-benar harus menerapkan 5T yakni tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, tepat administrasi dan tepat manfaat,” tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar