Konflik Ori-Kariuw, Pangdam Minta Polri Beri Sanksi Tegas Bagi Pihak Terkait 

KBRN, Ambon : Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon mengatakan, TNI-Polri tetap bersinergi melalui koordinasi dan komunikasi demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.

Bahkan dengan sinergitas, TNI-Polri juga berupaya mengembalikan situasi di Desa Ori dan Kariuw agar tetap kondusif, serta mencegah meluasnya konflik sosial ke daerah lain.

Pangdam memastikan, kedepannya TNI akan terus membackup Polri untuk melakukan penegakan hukum bagi masyarakat yang kedapatan menyimpan senjata api. Kendati menggangu stabilitas dan keamanan masyarakat. 

"Kedepannya akan upaya-upaya yang dilakukan terkait peredaran senjata api dan kami akan lakukan penegakan hukum," tegas Pangdam.

Selanjutnya, Pangdam menghimbau agar keamanan tetap kondusif para pemimpin masyarakat dihimbau berperan sebagai penyejuk, dan penasihat bagi warganya masing-masing. Sehingga konflik sosial yang membawa kerugian personil dan materiil tidak boleh lagi terjadi.

"Bagaimanapun kita harus terus maju, jangan lagi menoleh ke belakang dengan kejadian-kejadian seperti itu," harapnya.

Ditambahkan, pihaknya juga mendorong Polri untuk memberikan penegakan hukum demi memberi efek jera bagi pihak-pihak yang ingin menggangu keamanan dan ketertiban, sekaligus menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi semua pihak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar