279 Personil TNI-Polri Disiagakan, Pangdam Pattimura: Jangan Mudah Terprovokasi

KBRN, Ambon : Sebanyak 279 personil TNI-Polri disiagakan untuk mengantisipasi meluasnya dampak konflik sosial yang terjadi di Pulau Haruku.

Ratusan personil tersebut mulai bersiaga hari ini, ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon di Lapangan Merdeka pada Kamis (27/01/2022).

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon dalam amanatnya mengatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan untuk mengecek kesiapan baik personil dan materiil, termasuk briefing kepada prajurit guna mengantisipasi perkembangan situasi pasca terjadinya konflik warga Desa Ori dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Dikatakan, kondisi saat ini telah kondusif namun, kesiapsiagaan tetap ditingkatkan mengantisipasi dan mencegah agar konflik di pulau Haruku tidak berimbas ke daerah lainnya.

"Kita harus memonitor dan mewaspadai setiap perkembangan situasi ini, apabila ada indikasi ancaman dan gangguan terhadap masyarakat, atau dari pihak-pihak yang nyata menggangu stabilitas keamanan segera diambil tindakan tegas, namun tetap mengedepankan aturan yang berlaku," ujar Pangdam.

Para prajurit diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi berita yang belum jelas sumber serta kebenarannya, dan harus merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat dalam upaya pengamanan sosial.

"TNI-Polri harus hadir bersama-sama ditengah masyarakat untuk mengatasi berbagai kendala yang mengancam stabilitas keamanan demi terciptanya kedamaian," jelasnya.

Khusus kepada Komandan Satuan TNI, Pangdam berharap agar selalu   mengecek kesiapan personil dan materiil masing-masing satuan, dan siap memberikan perbantuan sesuai permintaan dari pada Polri.

Disisi lain seluruh personil TNI-Polri, diminta agar jangan pernah ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mengancam keselamatan masyarakat, maupun keselamatan prajurit saat bertugas di lapangan.

Sementara itu kepada masyarakat, Pangdam menghimbau agar tetap tenang, dan tidak terpengaruh dengan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

"Ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan situasi saat ini dengan mengembangkna isu-isu yang berdampak pada rapuhnya kebersamaan dan berujung pada timbulnya hal-hal yang menggangu kenyaman dan kedamaian di tanah Maluku," tutupnya.

Untuk diketahui, dalam apel bersma keseluruhan pasukan  terdiri dari Pasukan Kodam XVI/Pattimura berjumlah 153, Prajurit Lantamal IX/Ambon dan Marinir berjumlah 51, Lanud Pattimura dan Paskhas berjumlah 25 serta ditambah sejumlah polisi dari jajaran Polres kabupaten lain. Selain itu juga disiagakan sejumlah Rantis baik Rantis PJD dan Panser.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar