WBP Rutan Ambon Isi Waktu dengan Membaca di Perpustakaan

KBRN,Ambon: Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon mengisi kekosongan selama menjalani pidana dengan membaca di perpustakaan.

Kegiatan dan aktivitas WBP di Rutan, selain diisi dengan program kemandirian dan kerohanian, juga dilakukan dengan membaca dan menambah wawasan di perpustakaan.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Dorsina Jadera, menjelaskan demi meningkatkan minat baca WBP, tata ruang baca diubah dan dilakukan penambahan beberapa buku.

"Dengan mengubah konsep tempat baca di perpustakaan setidaknya membuat WBP lebih nyaman untuk membaca di perpustakaan,"jelasnya, Selasa (25/1/2022)

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemenuhan hak WBP untuk mendapatkan bahan bacaan telah diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan pasal 14 ayat (1) poin f yang menerangkan WBP berhak mendapatkan bahan bacaan dan mengikuti siaran media massa lainnya yang tidak dilarang.

"Dengan adanya perpustakaan untuk menyediakan hak WBP, tidak memutus hak mereka untuk mendapatkan informasi,"tambah Dorsina.

Senada, Pelaksana Harian Kepala Rutan, Ali Sia, menjelaskan setiap WBP berhak mendapatkan pembelajaran berupa bahan bacaan maupun program-program pembinaan lainnya yang berjalan di Rutan dengan tetap mematuhi segala aturan yang berlaku.

"Fungsi pengawasan WBP di perpustakaan tetap dilakukan dengan baik di mana kami tempatkan petugas guna menjaga dan merawat perpustakaan serta memastikan WBP yang masuk ke perputaskaan benar-benar untuk belajar,"ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar