Besok, Komisi II & Indag Bahas Nasib Pedagang Buah Mardika

KBRN, Ambon: Komisi II DPRD Kota Ambon merencanakan akan menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon serta pihak terkait, Selasa (25/1/2022) besok. 

Rapat dilaksanakan untuk membahas nasib puluhan pedagang buah pasar Mardika yang kena dampak penertiban pemerintah Kota Ambon pada awal Januari 2022 lalu. 

"Besok sekira jam 11.00 WIT, kita rapat dengan Disperindag dan pihak terkait untuk membahas masalah di pasar Mardika Ambon," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Ambon, Harry Far-Far

Menurutnya, rapat dengan Dinas Indag tentu menjadi hal yang sangat penting. Sebab, ada beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Ambon, salah satunya terkait nasib para pedagang buah.

"Ada pedagang yang kemudian mendapat imbas dari revitalisasi pasar Mardika. Nah, kita ingin ini dibicarakan baik-baik sehingga tak ada yang dirugikan dalam proses tersebut," ujarnya

Dijelaskan, sesuai penuturan para pedagang, penertiban lapak tidak dengan cara-cara yang humanis. Bahkan, Indag memanfaatkan jasa preman untuk mengawal jalannya penertiban tersebut.

"Kita mau ada klarifikasi resmi dari Dinas Indag terkait hal ini. Kemudian, kita juga mau tanyakan tentang nasib dari para pedagang ini," ucap Politisi Perindo itu.

Sekadar tahu, pada 7 dan 10 Januari 2022 lalu, puluhan pedagang buah menyeruduk kantor DPRD Ambon. Mereka mengeluhkan soal adanya penertiban, prilaku premanisme serta harga lapak yang dijual seharga Rp 20 hingga 25 juta per los.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar