Harap Suntik Vaksin Kosong di Medan Tak Terjadi di Ambon

KBRN, Ambon: Kasus suntik vaksin kosong yang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, beberapa hari lalu, telah mencuri perhatian publik. Banyak warga ramai membicarakan masalah ini. 

Menjaga jangan sampai penyuntikan vaksin fiktif ini terjadi di Kota Ambon, anggota DPRD Kota Ambon, Julius Toisutta mengingatkan pemerintah Kota Ambon melalui tim vaksinasi covid-19 untuk lebih teliti.

"Kasus ini ramai diperbincankan di media sosial. Nah, saya harap kejadian seperti ini jangan sampai terjadi di Kota Ambon," kata Julius kepada wartawan di Gedung DPRD Ambon, Senin (24/1/2022)

Menurutnya, tenaga kesehatan (nakes) harus menjadikan kasus di Medan sebagai satu pelajaran. Artinya, jangan sampai ada kesengajaan yang dilakukan. Sebab, itu akan berdampak pada nama baik pemerintah kota Ambon.

"Harus diteliti betul. Jangan sampai lalai seperti yang terjadi di Medan. Ini demi nama baik pemerintah," pintanya

Dikatakan, kalaupun ada kejadian yang sama di Ambon, maka tentu masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah Ambon itu sendiri. 

"Vaksinasi ke anak 6-11 tahun menjadi program pemerintah untuk mendukung pembelajaran tatap muka. Mari kita jaga ini dengan baik sehingga Ambon tetap manis di mata publik," tukasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar