Buka Dua Kantor Layanan Baru, PNM Target 34 Ribu Nasabah

KBRN, Ambon : PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berinovasi untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat, melalui dukungan bagi pelaku usaha dari sisi manajemen serta pembiayaan, demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Olehnya itu PNM terus melebarkan sayapnya dalam mengimplementasi berbagai layanan bagi masyarakat atau pelaku usaha mikro, melalui kehadiran kantor layanan di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Maluku.

Kepala PNM Cabang Ambon, Ridul Akbar, mengatakan saat ini kantor PNM telah hadir di Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru, dan Kabupaten Buru Selatan.

Dimana untuk tahun 2022 ini pihaknya kembali membuka dua kantor layanan yakni di Kabupaten Seram Bagian Barat, tepatnya di Piru, serta di Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di Kecamatan Salahutu.

Diakuinya, saat ini jumlah nasabah aktif PNM di Maluku mencapai 28 ribu nasabah. Bahkan jumlah ini dipastikan meningkat hingga 34 ribu, setelah dibukanya dua kantor layanan baru.

"Kita targetkan dua kantor layanan ini masing-masingnya mendapat 3 ribu nasabah. Sehingga di tahun ini kita optimis sebanyak 34 ribu nasabah dengan 16 kantor layanan" ujar Ridul Akbar.

Hadirnya kantor layanan lanjutnya, semakin mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan salah satunya melalui produk PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Dimana layanan ini diperuntukkan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra Mikro, dan tergabung dalam kelompok minimal 10 orang dan maksimal 30 orang.

"Layanan dileruntukan untuk kelompok. Dimana kelompok yang terbentuk biasanya terdiri dari tetangga terdekat, karena nantinya ada pertemuan setiap minggu," jelasnya.

Ditambahkan, saat ini dengan menggandeng BRI dan Pegadaian, PNM Cabang Ambon mengadakan pelatihan literasi keuangan bagi 50 nasabah PNM Mekaar Sirimau. Tidak sampai disitu pelatihan akan berlanjut dengan membekali nasabah tentang cara memiliki Nomor Induk Berusaha, serta pemanfaatan media sosial sebagai marketing tools.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar