Beredar Surat KPK, Tagop Sudarsono Tersangka Gratifikasi

KBRN, AMBON : Mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulissa yang beberapa waktu lalu  diperiksa dalam kasus dugaan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  kini dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Status tersangka tagop ini terlihat dari beredarnya surat   panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi nomor Spgl/311/DIK.01.00/23/01/2022, tanggal 13 Januari 2022. 

Dalam surat itu, KPK memanggil Rismawan Adrianto, mantan Side Manager PT. Dharman Bakti Abadi tahun 2013  sebagai saksi untuk menjalami pemeriksaan.

Surat tersebut ditandatangani oleh Didik Agung Widjanarko atas nama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi u.b Direktur Penyidikan.

Saksi Rismawan Adrianto dipanggil dan diperiksa Senin (17/1/2022)  untuk tersangka Tagop Sudarsono Soulisa, SH, MT dalam kapasitasnya selaku bupati Buru Selatan periode 2011-2016 dan periode 2016-2021.

Suami dari Bupati Bursel, Safitri Malik Soulisa ini diduga terlibat dalam praktek gratifikasi pada proyek pembangunan jalan dalam Kota Namrole tahun 2015.

Selain  Tagop, ada juga  Johny Reynhard Kasman dan Ivana Kwelju  yang telah  ditetapkan  sebagai tersangka.  

Ketiga tersangka  dijerat pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 dan pasal 12 B undang undang nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana yang diubah dengan undang undang nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Juru Bicara KPK, Ali Fikri  yang dikonfirmasi RRI melalui pesan whatsapp hanya menjawab singkat, akan memberikan kabar kalau ada info.

"Kl (kalau) ada info nanti dikabri (kabari)," tulisnya singkat

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar