Terlibat Narkoba Dan Disersi, Empat Anggota Polisi Dipecat

KBRN, AMBON : Empat anggota polisi  Polda Maluku terpaksa harus buka seragam karena menjalani Pemberhentian  Dengan Tidak Hormat (PTDH). 

Keempat hamba hukum ini  dipecat   karena melakukan sejumlah pelanggaran yang tidak bisa ditolerir. Diantaranya  terlibat Narkoba hingga disersi.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat mengungkapkan, keempat anggota yang dipecat adalah Brigdir Richard Toisuta, anggota Polres Maluku Barat Daya (MBD), Briptu Muhammad Abas Titahelu, anggota Polres Malteng, Bripka Irsal Attamimi, anggota Biro Operasi Polda Maluku , dan Aipda Sifrianus Angwarmasse, anggota Polres MBD.

“Mereka  di pecat dengan tidak hormat karena berbagai macam kasus, ” ungkapnya  kepada wartawan di Mapolda Maluku, Senin (4/12/2021).

Roem menyebutkan,  Brigadir Richard Toisuta, anggota Polres Maluku Barat Daya (MBD), dan Briptu Muhammad Abas Titahelu, anggota Polres Malteng, dipecat karena  kasus disersi atau lari tugas.

Sedangkan  Bripka Irsal Attamimi, anggota Biro Operasi Polda Maluku , dan Aipda Sifrianus Angwarmasse, terlibat  kasus tindakpidana narkotika.

 Tindakan tegas yang dilakukan oleh Kapolda Maluku, Irjen Refdi Andri  lanjut Roem, sebagai bentuk ketegasan bagi anggota yang melakukan pelanggaran.

“Bagi yang melanggar kita berikan sanksi atau tindakan tegas sedangkan bagi mereka yang prestasi kita berikan penghargaan salah satunya kepada anggota Samapta Polda Maluku Edwin Richardo Mangare yang telah berhasil membina anak anak jalanan di Kota Ambon, ” ucapnya.

Diakuinya,  dalam tahun 2021 ini pihaknya  telah melakukan PTDH terhadap 33 anggota Polda Maluku.

“Tahun ini terbanyak dan tertinggi kita melakukan PTDH terhadap anggota yang melakukan pelanggaran, ” terangnya.

PTDH iyang dilakukan Polda Maluku ini diakuinya sangat disesalkan karena bukan sebuah  prestasi, melainkan penyesalan sebab tidak bisa membina anggota untuk lebih baik.

“Biar bagaimana pun mereka ini pernah menjadi insan bhayangkara, tetapi langkah ini diambil sebagai bentuk penghargaan bagi anggota yang melakukan kebaikan atau berprestasi, ” tegasnya.

Terkait jadwal upacara PTDH,  Roem  mengaku,  dikembalikan kepada atasan yang wajib menghukum (Ankum) masing-masing.

“Untuk di Polres Malteng sudah dilakukan pagi tadi, sedangkan yang lain, masih menunggu, yang pasti mereka dipecat,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar