Jaksa Temukan Bukti Rp. 690 Juta di Rumdis Ketua DPRD Kota Ambon

KBRN, AMBON : Dugaan penyimpangan anggaran di DPRD Kota Ambon senilai Rp. 5,3 miliar tahun 2020 terus bergulir. Tim penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon terus mengunpulkan bukti-bukti, termasuk memeriksa sejumlah saksi. 

Salah satu bukti lainnya yang diduga sudah di kantongi Jaksa adalah, dana senilai Rp. 690 juta yang bersumber dari anggaran pemiliharaan rumah dinas Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta. 

Kabarnya, dana itu sudah diambil habis oleh Kader Partai Golkar itu, namun tidak dihuni. Bahkan, kondisi rumah dinas yang berlokasi di Karang Panjang (Karpan), Kecamatan Sirimau, Kota Ambon itu tidak terurus karena tidak dihuni oleh Toisutta selaku Ketua DPRD Kota Ambon. 

Ely Toisutta  juga akan dipanggil Jaksa untuk diperiksa terkait dugaan penyimpangan yang terjadi Sekertariat DPRD Kota Ambon, sebagaimana hasil temuan BPK RI di tahun 2020. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon, Dian Fris Nalle yang dikonfirmasi wartawan belum lama ini, mengaku sudah mengetahui anggaran Rp. 690 juta tersebut. "Kita sudah tau juga," kata Nalle via pesan watshap, saat diatanya seputar Rumdis Ketua DPRD Kota Ambon yang tak terurus, namun anggaranya, diduga sudah dipakai habis. 

Diakuinya, untuk pemeriksaan pimpinan DPRD Kota Ambon yang salah satunya, Ely Toisutta selaku Ketua DPRD itu belum dilakukan, sementara masih di Sekeratriat DPRD. 

"Belum. Yang pasti, nanti. Sementara kita masih sekertariat DPRD duluh," akuinya singkat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar