LPP Ambon Terima Dua Napi dari Lapas Saumlaki

KBRN,Ambon: Lembaga Pemasyarakatan  Perempuan(LPP) Ambon terima 2  Narapidana (Napi)  pindahan dari Lapas Kelas III Saumlaki,  dengan pengawalan yang ketat Petugas Pengamanan, Senin (29/11/2021).

Pemindahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Mutasi Narapidana Nomor W28.PK.01.01.02-4637. Kedua Narapidana tersebut berinisial RL yang tersandung kasus Pembunuhan dengan masa pidana 4 Tahun 6 bulan dan EM yang tersandung kasus Pencurian dengan masa pidana 2 Tahun 8 Bulan dan Pemindahan dilakukan menggunakan angkutan laut.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon , Ellen Risakotta, menuturkan penerapan protokol kesehatan tetap diterapkan dalam penerimaan Tahanan atau Narapidana di Lapas Perempuan sebagai upaya pencegahan penanggulangan penyebaran Covid-19.

"Setiap Narapidana wajib menggunakan masker , mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, dan setiap barang bawaan Narapidana akan disemprot disinfektan sebelum masuk ke dalam Lapas Perempuan serta wajib melampirkan surat rapid test. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan berkas administrasi,"Jelas Ellen.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Grace S. Tomasoa menambahkan, kedua Narapidana tersebut sudah berkekuatan hukum tetap dengan lama pidana diatas satu tahun. Dengan begitu keduanya  layak diterima dan akan ditempatkan di kamar admisi selama 14 hari untuk proses masa pengenalan lingkungan (mapenaling) sebelum nantinya ditempatkan pada blok hunian WBP.

Sementara itu, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Astrid  Handayani menjelaskan, kedua Narapidana wajib mentaati setiap tata tertib selama menjalani masa pembinaan di Lapas Perempuan Ambon.

"Patuhi semua aturan yang berlaku di Lapas Perempuan Ambon. Jangan lakukan tindakan atau kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain," pesan Astrid.

Selanjutnya, Narapidana tersebut akan melakukan isolasi mandiri selama 14 Hari dan akan diawasi langsung oleh petugas agar tidak melakukan kontak langsung dengan Warga Binaan Pemasyarakatan lainnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar