Pengamat Pendidikan Sarankan Pemuda Maluku tak Tergerus Arus Informasi

KBRN,Ambon: Para pemuda saat ini  dihadapkan pada perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

Agar tak kehilangan jiwa nasionalisme dan tergerus budaya asing, pendidikan karakter menjadi modal utama agar berkarakter kuat, berpikir kritis, dan berintegritas.

Hal ini diungkapkan Pengamat Pendidikan, Hengky Sopacua saat menjadi narasumber dalam Dialog Aspirasi Maluku di RRI Ambon, Rabu (27/10/2021).Dialog ini mengangkat topik "Pemuda dan Tantangan Digitalisasi".

Sopacua mengatakan, salah satu tujuan pendidikan nasional adalah pembangunan karakter yang bersandar pada ideologi Pancasila. Tentunya penanaman nilai-nilai nasionalisme dan pembangunan karakter yang kuat menjadi keharusan.

Dengan pemahaman Pancasila yang kuat akan menjadi bekal bagi generasi muda untuk terjun ke masyarakat global, tanpa kehilangan ciri dan identitasnya sebagai bangsa Indonesia.

Selain itu, kreatifitas dan inovasilah yang diperlukan menuju Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, dan Indonesia Maju, sesuai dengan visi Pemerintah.

"Tantangan ke depan sangat berat, karena itu kita tidak bisa terus mengandalkan pemerintah, tetapi juga harus meningkatkan kualitas dan kompentensi diri sehingga mampu mengikuti perkembangan jaman," ucapnya.

Dia juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan literasi dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Perlu diingat, generasi muda harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi dengan baik untuk bertahan di era ini.

"Membaca adalah jendela dunia, mari kita meningkatkan literasi. Saat ini kita tidak lagi kesulitan mendapatkan informasi, semua informasi bisa didapatkan," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00