Pemuda Diajak Tangkap Peluang Digitalisasi

KBRN,Ambon: Era digitalisasi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat telah memberikan berbagai tantangan yang menuntut perlunya kreativitas dan inovasi di beragam bidang. Tantangan itu harus bisa dihadapi, terutama generasi muda yang menjadi tonggak penerus bangsa.

Sebisa mungkin, berbagai kemajuan teknologi yang ada harus ditanggapi positif sekaligus menjadi fasilitas bagi perkembangan kreativitas pemuda, bukan sebaliknya.Youtube misalnya, informasi menyebar begitu cepatnya.

"Kalau kita tidak selektif bisa jadi akan mempengaruhi kita. Nah fondasinya adalah agama, budaya, dan tradisi,"tegas Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku, Muhammad Anshari, saat berbicara sebagai narasumber dalam Dialog Aspirasi Maluku di RRI Ambon, Rabu (27/10/2021) pagi.

Dialog jelang Sumpah Pemuda ini mengusung Topik "Pemuda dan Tantangan Digitalisasi".

Dalam kesempatan itu, Anshari menyebutkan, proses digitalisasi justru bisa dimanfaatkan anak muda saat ini untuk mempromosikan dan komunikasikan pemikiran termasuk prestasi yang dimiliki.

"Bagaimana mengawal digitalisasi ini adalah tantangan kami. Tapi ingat, peranan keluarga itu penting, pendidikan, pemerintah penting, dan masyarakat penting," katanya.

Ia juga menyinggung perlu upaya pencegahan, yakni pembinaan potensi generasi muda termasuk memberikan ruang ekspresi di setiap daerah dan menggalang kegiatan-kegiatan positif di masing-masing kota/kabupaten. Seluruh langkah ini bertujuan mencegah penyaluran energi yang tidak pada tempatnya dan berujung pada premanisme dan radikalisme.

"Kalau tidak kita kawal dengan kebijakan dan jalan panjang dan mengawal eksistensi anak muda, justru bisa menjadi bencana besar,"katanya.

Harapan Anshari,  para generasi muda terus meningkatkan kualitas diri, guna menjawab tantangan di era disrupsi teknologi saat ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00