Bakamla Siap Bentuk Relawan Penjaga Laut di Wilayah Zona Timur

KBRN, Ambon : Kantor Kamla Zona Maritim Timur melaksanakan sosialisasi rencana pembentukan Relawan Penjaga Laut (Rapala) Bakamla RI Wilayah Zona Maritim Timur. 

Kegiatan yang diikuti puluhan orang terdiri dari Babinsa Koramil Leihitu, Babinkamtibmas Polsek Leihitu, tokoh pemuda, tokoh masyarakat/adat, tokoh agama, kelompok nelayan, pengusaha, pedagang dan mahasiswa, berlokasi di Baileo Kantor Kecamatan Leihitu.

Kepala Bakamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono mengatakan, Bakamla sebagai lembaga pemerintah yang bertugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut serta menyelenggarakan fungsi penjagaan, pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran hukum di laut bukan hanya di wilayah perairan saja tetapi sampai wilayah yurisdiksi Indonesia. 

Selain luas wilayah yang harus dijangkau serta banyaknya terkait aspek keamanan dan keselamatan yang harus diemban, maka Bakamla menyadari pentingnya sinergitas bukan hanya dengan institusi atau lembaga pemerintah saja tetapi Bakamla menyadari pula pentingnya bersinergi dengan masyarakat, khususnya masyarakat Maritim.

Rencana pembentukan Relawan Penjaga Laut Nusantara Bakamla RI (Rapala di Wilayah Zona Maritim Timur sesuai dengan peraturan Bakamla RI Nomor 13 Tahun 2021.

Rapala kata Kazona Timur, dibentuk sebagai wujud peran serta masyarakat dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Bakamla dalam melaksanakan penjagaan dan pengawasan keamanan dan keselamatan di laut.

"Rapala merupakan orang atau kelompok masyarakat yang secara sukarela menjaga keamanan, keselamatan dan perlindungan lingkungan laut di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia," ujar Kazona Timur.

Kazona berharap, kesediaan dari para peserta sosialisasi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara tercinta dengan menjadi anggota Rapala.

Selanjutnya, sebagai narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kolonel Bakamla Totok Sugiharto selaku Kabid Informasi, Hukum, dan Kerjasama Zona Maritim Timur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00