Retribusi Parkir Masih Dikeluhkan Warga Kota Ambon

Sumber foto (Mohas Amir).jpg

KBRN,Ambon: Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, sejak diberlakukannya retribusi parkir baru di Kota Ambon pada Senin (24/5/2021), hingga saat ini, tidak ada penolakan dari masyarakat kota Ambon. 

"Hingga saat ini tidak ada protes, semua berjalan baik baik saja,kata Kadis Perhubungan Kota Ambon Robby Sapulette. 

Penggunaan alat penghitung waktu parkir, manurut Kadis sudah dapat digunakan dengan baik oleh para Jukir di lima jalan yang merupakan area parkir jam jaman.

"Ada 35 unit alat penghitung waktu parkir. Mereka jukir sudah bisa menggunakannya,"ungkapnya.

Sementara itu, Tedy salah satu warga Kota Ambon yang kesehariannya menggunakan kendaraan roda dua (motor), mengaku kenaikan tarif parkir saat ini memberatkan dirinya. Apalagi pelayanan dari juru parkir yang dinilai tidak sebanding dengan retribusi. 

" Dalam tiga kali parkir motor, saya harus bayar  Rp 10.000. Jukir saja cuman ambil uang, seng (tidak)perhatikan motor apalagi atur lalulintas untuk saya lewat. Itu yang buat saya tidak sepakat dengan kenaikan tarif parkir saat ini," ungkap Tedy, Selasa (22/6/2021).

Dirinya berharap retribusi parkir dikembalikan lagi ke tarif awal yakni kendaraan roda dua Rp 2 ribu, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemic covid-19. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00