Longsor Di Kebun Cengkeh Rumah Berlantai 2 Rusak, Dua Korban Luka

KBRN, AMBON : Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon, Maluku Minggu (20/6/2021) menimbulkan bencana longsor. Satu unit rumah berlantai dua dinyatakan rusak dan dua korban mengalami luka serius.

Bencana longsor ini menimpa rumah milik  keluarga Aris Soilisa yang terletak di RT 004 RW 009  Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah,  sekira pukul 23.30 Wit. Korban yang mengalami luka adalah  salah satu anggota polisi, Rifky.F. Souilisa  (25) yang mengalami  patah tulang pada lengan tangan  sebelah kiri, luka lecet pada kaki kiri, luka robek pada bagian bawah bibir dan luka robek pada bagian perut. Sedangkan korban lainnya adalah Akbar Elly (27), menderita luka Robek pada bagian atas kaki sebelah kiri.

Kapolsek Sirimau, AKP Mustafa Kamal, Senin (21/6/2021) menyebutkan, dari keterangan pemilik rumah, Aris Soulisa (54),  anaknya Rifky Soulisa tiba di rumah Sabtu (19/6/2021),  untuk mengikuti pelatihan di SPN Passo. 

Keesokan harinya, Rifky kemudian pamit bertemu temannya di Asrama Tantui, pukul 19.00 Wit, untuk menanyakan perlengkapan pakaian yang akan digunakan saat pelatihan. Rifky pulang dalam kondisi hujan deras, disusul Akbar Elly yang adalah sepupunya. 

Ayahnya  kemudian meminta Rifky beristirahat karena besok pagi harus  ke SPN Passo  untuk mengikuti Pelatihan.  Dirinya lalu masuk ke kamar di sebelah rumah.

“Pada pukul 11.30 WIT, ayah korban mendengar ada  gemuruh longsor di dekat rumah, kemudian ayah korban langsung keluar melihat rumah tersebut sudah roboh dan langsung minta tolong kepada warga setempat,”ungkap Kapolsek.

Menurutnya, pukul 00.31 Wit korban telah  dievakusi oleh warga setempat dan dibantu oleh pihak  kepolisian ke RS Bhayangkara Tantui.

“Setelah menerima laporan, pukul 00.20 Wit  tim  tiba di TKP bersama piket fungsi, dipimpin oleh SPk Shif B Aipda Ishak L. Adu serta PRC Polresta .P Ambon dan Ka SPKT Polresta P. Ambon langsung, mengamankan TKP, memasang Polici Line,  mengevakuasi korban ke RS. Bhayangkara Tantui Ambon untuk  mendapat pertolongan medis,”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00