Sukses Ungkap Jaringan Narkoba Antar Provinsi, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien kedepankan Kerjasama Tim

KBRN, AMBON : Keberhasilan Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien dalam mengungkap berbagai jaringan narkoba antar provinsi  selama bertugas di Maluku, membuat mereka  yang sering berurusan dengan barang haram ini was was.  

Dengan tangan dinginnya, jenderal bintang satu  yang menduduki jabatan  Kepala BNNP Maluku sejak 26 November lalu ini,  berhasil mengungkap  sejumlah jaringan narkoba yang selama ini bebas menjalankan bisnisnya. Diantaranya jaringan Narkoba  Makasar - Ambon, jaringan Jakarta-Ambon dan ada juga jaringan Sulawesi Utara -Ambon, Maluku dan sekitarnya. Selain itu, juga jaringan narkoba besar Tual, Kailolo dan Seram. 

Prestasi lain yang ditorehkan  lulusan Akpol tahun 1990 ini adalah mengungkap jaringan narkoba cukup besar yang dikendalikan gembong Narkoba Gerald Tomatala dari balik jeruji besi.

Sang jenderal yang kini dipercayakan sebagai Kepala BNNP Bangka Belitung ini kepada RRI, Jumat (18/6/2021) lewat ponselnya mengaku selalu mengedepankan kerjasama tim,  untuk mengungkap berbagai jaringan narkoba, guna menyelamatkan generasi  muda Maluku.

“Sejak saya masuk  26 November 2020 memimpin BNNP Maluku, saya langsung pimpin meeting untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan jaringan Narkoba di bumi raja-raja,”ungkapnya. 

Dari  identifikasi hasil meeting itu, diakuinya   berhasil  ditetapkan beberapa target atau TO jaringan narkoba  di Maluku. Mereka adalah jaringan narkoba antar pulau dan provinsi yang memasok barang haramnya ke Maluku untuk dipasarkan. Barang haram ini dipasok dari Jakarta, Makasar dan Sulawesi Utara.

“Dari situ, alhamdulilah berkat kerjasama  tim kita dan teman dari TNI/Polri, Kanwil Hukum dan Ham dan teman-teman pers, kita berhasil mengungkap jaringan itu. Dimana salah satu dari pelaku jaringan narkoba itu adalah yang sudah diputuskan Pengadilan di Lapas (Gerlad Tomatala),” jelasnya.

Diakuinya, jaringan narkoba ini bahkan  melibatkan orang-orang yang ada di luar daerah.  Berkat kerjasama yang baik dengan berbagai stakeholder, pasokan narkoba  lewat jalur laut menggunakan kapal Pelni, maupun pesawat udara berhasil digagalkan. Diantaranya dengan mengikuti jaringan pemasok barang mulai dari Jakarta, Ambon hingga Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Jenderal yang pernah bertugas di 14 daerah ini juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama dengan Kakanwil kumham mau bersinergi  mengungkap anak buahnya yang terlibat, untuk menegakkan hukum bagi merah putih.  Karena jaringan narkoba ini bahkan melibatkan tokoh  masyarakat, tokoh agama hingga oknum ASN. 

“Disini kami sama-sama dengan semua, BNN sebagai badan koordinasi sesuai Inpres nomor 2 tahun 2020, adalah tim terpadu untuk pencegahan  dan pemberantasan narkoba, baik itu dari tingkat pusat sampai dengan tingkat  Desa,”ucapnya.

Komitmen ini juga didukung oleh Gubernur dengan mengeluarkan  Kep nomor 313 tahun 2020, sebagai  upaya  dalam menjalankan Inpres tersebut. Dengan demikian,  kepala daerah baik walikota, para Bupati dan seluruh pejabat punya andil ikut  serta dalam upaya pencegahan dan pemberantas narkoba.

Untuk memberikan efek jera bagi para pelaku jaringan Narkoba, pihaknya juga sudah sepakat bukan hanya dijerat dengan tindak pidana narkoba saja, tapi juga dilapis dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). 

Hal ini dibuktikan dengan semakin sempitnya ruang  gerak dari jaringan penjual sabu,  sehingga mereka  beralih ke ganja.

Terkait dengan tertangkapnya mahasiswi yang membawa ganja seberat 4 Kg, diakuinya kasus tersebut belum sempat diekspos.

“Nah kemarin itu belum diekspose ini kita mengungkap jaringan dari Jakarta bawa narkoba ke Kailolo, Pulau Haruku sudah seminggu,”tambahnya. 

Bagi  pemilik moto ikhlas,  disiplin kerja dan bermanfaat  bagi masyarakat ini, Maluku disebutnya  sangat luar biasa, memiliki masyarakat yang wajahnya keras, tapi hatinya sangat lembut.

Meskipun bekerja di tengah sumber daya dan prasarana  yang terbatas,  Suami dari Dr. Silvana Estherlita ini memberikan pujian kepada anak buahnya termasuk unsur TNI/Polri yang telah bekerjasama luar biasa kerasnya untuk memberantas Narkoba di Maluku. 

“Terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini dengan semua stakeholder, dan saya mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Maluku,”imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00