Sampah Plastik Makin Mengancam Teluk Ambon

KBRN,Ambon: Teluk Ambon makin tercemar oleh sampah limbah plastik yang dibuang masyarakat. Jumlahnya mencapai lebih dari 70 persen. Sampah-sampah plastik itu diprediksi sudah mengancam kelestarian teluk.

Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam, Prof Dr. Nugroho Dwi Hananto mengakui, dari penelitian sampah plastik paling lama terurai dengan alam termasuk dalam air.Selain dapat mematikan habitat padang lamun, terumbu karang dan koral, sampah plastik juga dapat membunuh tanaman mangrove yang baru tumbuh.

"Sampah plastik yang bertumpuk pada tanaman laut, tidak hanya menghalagi pertumbuhannya, tetapi juga dapat menyebabkan matinya tanaman tersebut, " kata Nugroho, Sabtu (17/4/2021)

Diakuinya, rusaknya ekosistem laut tidak hanya dapat menyebabkan berpindahnya seluruh jenis ikan-ikan yang yang menghuni Teluk Ambon, tapi juga membuat mereka mati.Untuk menurunkan tingkat kerusakan pada ekosistem Teluk Ambon, masyarakat tidak boleh membuang sampah sembarangan  ke laut, karena pada saat hujan, sampah-sampah tersebut akan hanyut terbawa air menuju teluk.

Saatnya perlu ada regulasi khusus dari Pemerintah Kota Ambon terkait pengolahan sampah plastik. Jika tidak diantisipasi, Teluk Ambon tidak akan memiliki keanekaragaman seperti puluhan tahun lalu.

Sementara itu, Olyvia Jasso, Founder The Mulung yang merupakan komunitas Peduli Sampah ini menambahkan, pada masa pandemi Covid-19, telah terjadi perubahan pola hidup masyarakat. Lebih banyak aktivitas di rumah membuat masyarakat menghasilkan lebih banyak sampah, khususnya sampah kemasan plastik serta sampah medis.

Apabila tidak ditangani secara tepat, maka hal ini akan menimbulkan polemik baru dalam lingkungan.Gerakan pilah sampah dari rumah saatnya dilakukan semua masyarakat, sebagai upaya pengurangan sampah dan mendukung peningkatan perbaikan tata kelola sampah di Kota Ambon.

"Diharapkan ada peningkatan agar kita bisa menggunakan ulang, mengurangi, dan mendaur ulang sampah tidak bernilai menjadi bermanfaat,"saran Olyvia.

Paling utama adalah perubahan perilaku masyarakat untuk bisa lebih peduli sehingga meningkatkan kualitas lingkungan dan menjadikan Ambon bersih.

Dengan upaya ini, kontribusi masyarakat akan berarti besar dalam tata kelola sampah dan memberi dampak bahkan untuk generasi mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00