BI Maluku Bantu Petani Menjaga Pasokan Ditengah Pandemi

Bank Indonesia Provinsi Maluku, mendukung produktivitas petani di Kota Ambon, melalui pelatihan serta beragam bantuan

KBRN, Ambon: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, mendorong  petani di wilayah ini, untuk terus menanam agar pasokan pangan tetap terjaga ditengah Pandemi Covid-19.

Dari catatan BI, Maluku masih  bergantung bahan pangan yang cukup tinggi dari provinsi lain yaitu Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.  Akibatnya,ikut mempengaruhi naik turunnya harga pangan di wilayah Maluku.

"Mempertimbangkan kondisi itu, Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, kembali memperkuat dukungan kepada petani," tandas Deputi Perwakilan BI Provinsi Maluku, Teguh Triyono. Teguh berbicara saat menghadiri Pelatihan  dan  Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Klaster Hortikultura Binaan Kantor Perwakilan BI  Provinsi Maluku, Senin (14/9/2020).

Pelatihan selama 3 hari,  berlangsung di UPTD Balai Penyuluhan, Desa Nania Kecamatan Teluk Ambon Baguala. Kegiatan ini merupakan program sinergi  Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, dengan Dinas Pertanian Kota Ambon.Pelatihan  ditunjukkan untuk mendorong produktivitas petani, sehingga kedepannya dapat memenuhi kebutuhan di wilayah Ambon serta semua  kabupaten di Provinsi Maluku.

"Pelatihan ini juga merupakan sinergi program dalam rangka pengendalian inflasi yang dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah,"tambah Teguh

 Pelatihan dibuat dalam 3 tahap.  Tahap pertama mengenai pertumbuhan. Fokusnya pada peningkatan produktivitas dan penguatan kelembagaan petani. Kedua,  peningkatan kualitas produk, pengolahan pasca panen, pengembangan teknologi tepat guna terhadap hama, termasuk pembangunan infrastruktur. Sementara tahap ketiga, disampaikan mengenai kemandirian. Pembahasannya masuk pada  perluasan akses pasar, permodalan,  pengemasan sekaligus digitalisasi pembayaran.

Dalam kesempatan itu, BI Provinsi Maluku menyerahkan bantuan berupa plastik screenhouse sebanyak 324 roll kepada 52 petani di wilayah Kota Ambon. Bantuan diberikan  Deputi  Perwakilan BI Provinsi Maluku, Teguh Triyono, melalui  Asisten  II Bidang Perekonomian Kota Ambon, Robert Silooy.

Rangkaian bantuan non-infrastruktur yang diberikan diharapkan Teguh, dapat meringankan beban modal petani ditengah tekanan pandemi.

"Dengan cuaca hujan yang tidak menentu kapan berakhir, kami harap  bantuan tersebut dapat mencegah potensi gagal panen,"tutupnya (SS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00