Juli 2020, Kota Ambon Inflasi 0.06 Persen

Kepala Bidang Statistik Distribusi, Ir. Jessica E. Pupella, M.Si

KBRN, Ambon :  Pada Juli 2020, tercatat  Kota ambon mengalami inflasi sebesar 0.06 persen, dengan  Indeks Harga Konsumen (IHK) 106,17. Dimana dari total  90 Kota IHK, ranking IHK Kota Ambon berada pada posisi ke-10. Sementara  Inflasi bulanan Kota Ambon berada pada ranking ke-25, inflasi tahun kalender ranking 59 dan inflasi tahun ke tahun ranking 62.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Maluku, Jessica Pupella dalam rilis virtual Senin, (03/08) menjelaskan, inflasi kota Ambon terjadi karena naiknya indeks 7 (tujuh) kelompok pengeluaran yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0.88 persen;  kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0.75 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0.37 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0.06 persen; kelompok penyediaan makanan dan air minum restoran sebesar sebesar  0,03  persen;  kelompok  kesehatan  0,02  persen;  serta  kelompok  perumahan,  air,  listrik,  dan  bahan  bakar rumah  tangga  sebesar  0,01  persen.

“Dari total 11 (sebelas) kelompok pengeluaran, 7 (tujuh) kelompok mengalami Inflasi,  2 (Dua) kelompok mengalami deflasi dan 2 (dua) kelompok lainnya cenderung stagnan. Untuk dua kelompok penyumbang deflasi yaitu  kelompok transportasi  sebesar  1,91persen; diikuti kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01 persen. Sementara dua Kelompok yang cenderung stabil/ stagnan  pada Juli 2020 yaitu kelompok pendidikan serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan,” ujarnya.

Pupella merincikan, untuk 2 (dua) kelompok penyumbang inflasi terbesar yakni  0.88 persen untuk kelompok peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga. kelompok ini  memberikan sumbangan  inflasi  sebesar  0,0403 persen dengan 5 (lima) komoditas utama sumbangan inflasinya yaitu sabun detergen bubuk/cair 0,0369 persen, sabun cair/cuci piring 0,0022 persen, sabun cream detergen 0,0005 persen, pembasmi nyamuk spray 0,0001 persen, dan penyegar ruangan 0,0001 persen.

 Untuk kelompok kedua terbesar penyumbang inflasi yang tercatat sebesar 0.75 persen yaitu kelompok  makanan, minuman dan tembakau. Dimana  Secara    keseluruhan kelompok ini memberikan andil terhadap inflasi Kota  Ambon sebesar 0,2406 persen. Dengan Komoditas  dominannya yaitu kangkung 0,2553 persen, sawi  hijau 0,1426 persen, ikan  selar 0,1017 persen, bayam 0,0641 persen, cabai  merah 0,0437 persen, daging  ayam  ras 0,0393 persen, ikan  kakap  merah  0,0323 persen, telur  ayam ras 0,0230 persen, pare 0,0184 persen , dan terong 0,0184 persen.

“Deflasi dari kelompok transportasi, sumbangsih terbesarnya yaitu angkutan  udara  (-0,2485 persen). Sementara untuk Rekreasi, olahraga dan budaya, Komoditas pemberi deflasi di kelompok ini adalah kertas HVS  sebesar (-0,0001 persen),” rincinya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00