Maluku Impor Komoditi dari Sektor Migas & Non Migas

KBRN, Ambon : Kepala BPS Maluku, Asep Riyadi mengatakan impor Maluku bulan Mei 2022 sebesar US$ 10,17 juta atau turun sekitar 56,12 persen jika dibandingkan dengan nilai impor bulan April 2022 (US$ 23,17 juta).

Impor berasal dari sektor migas dan non migas, berbeda halnya dengan impor pada bulan-bulan sebelumnya yang seluruhnya berasal dari sektor migas. Komoditas migas yang diimpor pada Mei 2022 berupa minyak ringan dan preparatnya tidak dicampur. Sementara komoditas nonmigas yang diimpor berupa plastik untuk pengemasan, kertas karton, pompa air elektrik, mesin penyaring cairan dan sirkuit pemutus otomatis.

Dirincikan, impor Maluku berasal dari negara Singapura sebesar US$ 9,91 juta atau turun sekitar 57,22 persen dibanding April 2022. 

Nilai impor Maluku pada Januari-Mei 2022 didominasi oleh negara Singapura dengan andil sebesar 82,54 persen, dan selanjutnya oleh negara Malaysia sebesar 17,22 persen serta negara Tiongkok sebesar 0,23 persen.

Sementara untuk pelabuhan bongkar barang impor Maluku terjadi pada Pelabuhan Yos Sudarso dan Pelabuhan Wahai. Nilai impor melalui Pelabuhan Yos Sudarso Ambon tercatatmengalami penurunan sekitar 57,22 persen. 

"Pada bulan Mei 2022 ini tidak ada impor melalui Pelabuhan Bula, Pelabuhan Tulehu dan Bandara Pattimura Ambon. Secara year on year, total nilai impor Maluku meningkat 130,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021, dimana nilai impor melalui Pelabuhan Yos Sudarso Ambon meningkat sekitar 114,53 persen," jelas Riyadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar