Komoditi Maluku Dikirim ke Luar Negeri Melalui Provinsi Lain Turun 68,82 Persen

KBRN, Ambon : Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Maluku Jesica Pupella menjelaskan, komoditi asal Maluku yang di ekspor melalui provinsi lain pada Oktober 2021 mencapai US$ 0,86 juta atau turun 68,82 persen dibanding September 2021.

Dimana komoditi ikan dan udang memberikan sumbangan terbesar dalam ekspor komoditi asal Maluku yang di ekspor melalui pelabuhan luar Maluku yaitu mencapai US$ 0,38 juta.

“Pada periode Januari-Oktober 2021 dibandingkan periode yang sama tahun 2020, ekspor komoditi asal Maluku yang di ekspor dari pelabuhan luar Maluku mengalami penurunan persentase ekspor. Penurunan terjadi pada kelompok komoditi kopi, teh dan rempah, rumput laut, kayu dan produknya serta komoditi lainnya. Secara keseluruhan, ekspor asal Maluku diluar pelabuhan Maluku mengalami penurunan sekitar 7,19 persen. Kelompok komoditi yang memberikan kontribusi ekspor terbesar di pelabuhan luar Maluku terbesar pada periode Januari-Oktober 2021 adalah kelompok perhiasan/permata yaitu 42,52 persen dari total ekspor asal Maluku,” jelas Pupella secara virtual.

Lanjutnya, ada empat pelabuhan yang dilalui untuk ekspor komoditi asal Maluku pada Oktober 2021 yaitu, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Bandara Soekarno Hatta Tangerang dan Bandara Ngurah Rai.

Sementara untuk kegiatan ekspor melalui pelabuhan di Maluku tambah Pupella, hanya melalui pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Pattimura Ambon. Dengan ekspor terbesar pada Oktober 2021 melalui Pelabuhan Yos Sudarso senilai US$ 1,16 juta dan Bandara Pattimura Ambon senilai US$ 0,44 juta.

“Tidak ada ekspor melalui Pelabuhan Tual, Dobo, Bula dan Pelabuhan Lirang. Perbandingan nilai ekspor Maluku periode Januari-Oktober 2021 terhadap periode yang sama tahun 2020 menunjukkan terjadi penurunan nilai ekspor pada Pelabuhan Yos Sudarso sekitar 70,87 persen dan Pelabuhan Tual sebesar 100,00 persen. Secara keseluruhan, ekspor Maluku terbesar dilakukan melalui Pelabuhan Bula yakni mencapai 60,86 persen,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar