Bank Indonesia Maluku Sepakat Jaga Stabilitas Harga

KBRN,Ambon: Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk menjaga harga dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah.

"Komitmen tersebut baik di tingkat pusat maupun daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID,"jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, Minggu (5/12/2021)

Komitmen BI dalam menjaga harga  termasuk  ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat selama Pandemi Covid-19.

Manullang melanjutkan,  Provinsi Maluku tercatat mengalami inflasi sebesar 1,06 persen pada November 2021, meningkat dibandingkan dengan inflasi yang terjadi pada Oktober 2021 yaitu 0,19 persen.

Peningkatan inflasi Maluku secara bulanan tersebut utamanya disebabkan oleh kelompok transportasi serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Realisasi inflasi Provinsi Maluku secara bulanan pada November 2021 tercatat lebih tinggi dari Nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,37 persen.

Adapun secara tahunan dan tahun berjalan, inflasi Provinsi Maluku masing-masing tercatat 3,08 persen  dan 3,19 persen. Realisasi inflasi Maluku sampai dengan November 2021 berada pada rentang sasaran inflasi tahun 2021 yang ditetapkan oleh TPID Maluku  3,0 lebih kurang 1 persen.

"Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan perekonomian Maluku,"tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar