Gernas BBI Aroma Maluku, Menteri Luhut Ikut Belanja Online

KBRN, Ambon : Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dipusatkan di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Tantui, Ambon, Senin (29/11/2021), berlangsung semarak. 

Sedikitnya 30 pelaku UMKM lokal  dengan berbagai produk inovatif, ikut berpartisipasi dalam Gernas BBI Aroma Maluku yang dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Ny. Suharti, Gubernur Maluku Murad Ismail, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury dan Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Sementara, Menteri Dikbudristek Nadiem Makarim, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Gubernur Bank Indonesia Ferry Wardjito, mengikuti secara virtual.

Puncak Gernas BBI Aroma Maluku ditandai dengan peluncuran Belanja Online Cipta Karya Nusantara Aroma Maluku oleh Sekjen Kemendikbudristek Ny. Suharti didampingi Gubernur Murad Ismail. Mendahuluinya, dilakukan fashion show dengan menampilkan ragam busana perempuan berbahan dasar kain tenun. 

Dalam sesi belanja online, Menteri Luhut yang ditantang salah satu pelaku usaha kain tenun, tertarik dengan salah satu jenis kain yang ditenun dengan bahan dasar serat kayu dan pewarna alam. Ia pun melakukan transaksi secara online melalui platform e-Commerce yang sudah tersedia.

Hal yang sama juga dilakukan Gubernur Murad dan Sekjen Ny Suharti. Kendati berhadapan langsung dengan pemilik produk, transaksi barang tetap dilakukan secara online. 

Gubernur memborong beberapa buah tas yang diproduksi dengan kombinasi kain tenun, sedangkan Sekjen Suharti, memborong produk Embal Crispy yang diolah dengan rumput laut, keju dan coklat.

Usai bertranskasi, Gubernur didampingi Sekjen dan tamu undangan, meluncur ke tenda UMKM yang memamerkan berbagai produk inovatif seperti makanan tradisonal, kain tenun, minyak kayu putih, batik Ambon, kerajinan kerang, aneka cemilan dan penganan, serta Kopi Tuni atau kopi endemik Maluku.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya menegaskan, Gernas BBI diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai panggung bagi produk lokal dan UMKM.

"Ini supaya produk UMKM mampu berkembang, berdaya saing dan lebih inovatif. Presiden ingin produk buatan anak bangsa mengisi pasar kita sendiri, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan menciptakan lapangan kerja baru," ujar Gubernur.

Ditegaskan lagi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku telah berkomitmen membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk terus memacu diri maju, berinovasi, kreatif dan menciptakan peluang-peluang baru. 

Apalagi, di masa pandemi Covid, tambah Gubernur,  beberapa produk UMKM seperti kain  tenun dan minyak kayu putih, justru bertumbuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar