Angin Kencang, Beringin Tumbang, PLN Siaga Listrik

KBRN, Ambon :  Angin kencang yang melanda Kota Ambon pada Sabtu (28/02/2021) menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Salah satunya adalah pohon beringin di depan RST dr J. Latumeten Ambon. Pohon besar itu tumbang sekitar pukul 17.27 WIT.

Akibat dari tumbangnya pohon itu, pasokan listrik di beberapa lokasi antara lain Kampus Unpatti, Mangga Dua, PGSD, RST, Petak 10 dan Batu Gantong Rehobot mengalami pemadaman listrik karena sistem Jaringan Tegangan Menengah (JTM) tertimpa pohon tersebut.

'PLN  Maluku mohon maaf atas gangguan sistem kelistrikan sehingga terjadi Padam lampu yang disebabkan akibat jaringan listrik tertimpa pohon yang tumbang sore tadi didepan Rumah Sakit Tentara (RST)", ujar Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon Husein Sobri.

Namun saat ini, jaringan listrik sudah kembali normal, karena PLN sangat sigap mengatasi gangguan jaringan. Berkat koordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama  Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon, pohon tumbang dapat diatasi dan jaringan listrik kembali normal.  

Pohon tumbang menyebabkan 4 empat Tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) rusak  dan beberapa konstruksi Jaringan Distribusi rusak. PLN menghimbau kepada pelanggan untuk lapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 apabila terdapat gangguan kelistrikan.

Sementara itu, angin kencang yang terjadi sesaat pada Minggu (28/02/2021) menyebabkan pengguna kendaraan bermotor yang melintas di Jembatan Merah Putih waspada. "Rasanya seperti melayang," kata Valen, warga Poka.

Jaringan listrik di kawasan Poka Rumahtiga sempat mengalami pemadaman  beberapa kali, namun hanya berlangsung sesaat dan kini sudah kembali normal.

Berdasarkan Peringatan Dini Cuaca Maluku dari BMKG tanggal 28 Februari 2021 pukul  05.16 WIT, dilaporkan potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat diprakirakan terjadi wilayah Kepala Madan, Leksula dan sekitarnya (Buru Selatan), Pulau Moa, Pulau Lakor, Pulau Letti, Wetar, Wetar Timur, Wetar Utara dan sekitarnya (Maluku Barat Daya).

Potensi ini diprakirakan meluas ke wilayah Kab. Maluku Tenggara (Kei Besar Selatan, Kei Besar Selatan Barat, Kei Besar Utara Barat, Kei Kecil Barat, Kei Kecil Timur dan sekitarnya) serta Maluku Barat Daya (Damer, Wetar Barat dan sekitarnya).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00