Lantamal IX Intensifkan Patroli Keamanan di Wilayah Perairan Maluku

Danlantamal IX Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si

KBRN, Ambon : Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IX Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si mengatakan, pihaknya tetap mengintensifkan patroli keamanan ditengah pandemi Covid-19 dengan menggerakan Kapal Angkatan Laut (KAL) dan Patkamla milik Lantamal IX. Bahkan kewaspadaan semakin ditingkatkan, lewat penerapan protokol kesehatan.

Dalam melaksanakan operasi patroli keamanan, berbagai langkah preventif pun telah disiapkan mengantisipasi jika ada personil yang terpapar Covid-19 untuk dilakukan penanganan serta akan terjadi pergantian personil. 

"Sarana perawatan bagi anggota sudah tersedia. Jika terindikasi atau terpapar Covid-19, langsung diturunkan dari kapal untuk penanganan lebih lanjut. Dan sejauh ini, semua personil dalam keadaan sehat," kata Danlantamal kepada wartawan pada Kamis, (07/01).

Mengantisipasi penyebaran Covid-19 lanjut Danlantamal, kebijakan yang dikeluarkan yakni khusus kapal-kapal yang beroperasi di wilayah Lantamal IX, diijinkan sandar di dermaga Irian. Sementara untuk kapal dari wilayah luar Lantamal IX, diarahkan untuk sandar pada dermaga Tawiri dengan tetap dilakukan pengecekan suhu oleh tim kesehatan.

"Tujuannya agar Covid-19 tidak menyebar, jika ada yang terpapar," Ujarnya.

Ditambahkan, dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan di lapangan, sejauh ini untuk kapal asing yang melintasi wilayah ALKI III telah memenuhi standar protkes, malahan yang kedapatan membandel yakni masyarakat lokal.

"Untuk masyarakat awam, kita terus berikan himbauan demi kepentingan bersama," tandasnya.

Hasil monitoring lanjut Danlantamal, sejauh ini tidak ditemukan adanya llegal Fishing oleh kapal asing. Namun, banyak ditemukan penangkapan destruktif oleh nelayan lokal, salah satunya di daerah Buru. Sejauh ini pun masih dilakukan pendekatan persuasif dengan menggerakan Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat nelayan untuk melakukan penangkapan yang ramah lingkungan.

"Kedepannya jika masyarakat tetap melanggar, maka akan dilakukan penindakan oleh kapal patroli Lantamal IX," tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00