FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Januari Ini Proyek Jalan Banggoi-Werinama Tender

KBRN, Bula : Proyek jalan Banggoi-Werinama sepanjang enam kilo meter dengan besaran dana Rp. 18 Miliar bakal ditenderkan dalam bulan januari tahun ini. Kepastian waktu tender itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Umar Billahmar kepada Radio Republik Indoensia di Bula menyusul telah disetujuinya pagu anggaran untuk pembangunan ruas jalan tersebut dalam pembahasan APBD 2021.

“Alhamdulillah anggarannya sudah ada, kita usahakan januari ini sudah bisa tender,” ungkapnya.

Jumlah anggaran ini bersumber dari DAK sebanyak Rp. 15 Miliar dan shering APBD 2021 sebesar Rp. 3 Miliar. Diperuntukan bagi rekontruksi dan peningkatan atau hotmix sepanjang 6 kilo meter (Km). Dari total panjang jalan sekira 73,5 Km sebelumnya telah berhasil diaspal sepanjang 20 Km. Dengan penambahan 6 Km pada tahun ini maka sisa panjang jalan yang akan dituntaskan dalam tahun-tahun mendatang yakni hanya sekira 30 Km.

Untuk menyelesaikan sisa panjang jalan dimaksud pihaknya lanjut Billahmar juga telah diperintahkan Bupati Abdul Mukti Keliobas agar secara bertahap dianggarkan dalam dua tahun APBD berturut-turut. Selain ruas jalan, Pemkab setempat lewat Dinas PU juga telah berhasil mengidentifikasi jumlah gorong-gorong dan deretan jembatan yang berjejer disepanjang ruas jalan dimaksud.

Sedikitnya 36 buah jembatan dan 62 buah gorong-gorong yang harus dibangun agar menopang konektifitas dan lancarnya mobilitas warga dalam bepergian melewati ruas jalan tersebut. Belum tersedianya gorong-gorong dan jembatan juga menjadi problem tersendiri sebab badan jalan di kawasan pegunungan tersebut meski sudah digusur namun kerap berpindah akibat longsor, dipicu meluapnya air yang keluar dari balik kaki pegunungan khususnya saat musim hujan tiba.

Sedangkan untuk menyelesaikan pembangunan gorong-gorong dan puluhan buah jembatan tersebut diperlukan dana sedikitnya Rp. 299 Miliar. Jumlah anggaran ini bukan merupakan nominal yang sangat sedikit, melainkan jika dibebankan pada APBD tentu sangat menguras kemampuan belanja daerah pada sektor yang lain. Oleh sebab itu kebutuhan pembangunan gorong-gorong dan jembatan tersebut kini telah diajukan ke Dinas PU Maluku untuk diusulkan masuk dalam program yang didanai APBN tahun 2021 ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00