Gubernur Murad Operasikan Traktor Pemotong Padi Usai Panen Perdana

KBRN, Piru : Gubernur Maluku Irjen Polisi (Purn) Murad Ismail didampingi Ny. Widya Pratiwi, Rabu (21/10/2020), melakukan panen perdana, padi varietas Trisakti di Desa Waimital Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). 

Tak hanya memanen secara manual bersama Bupati Yasin Payapo, Ketua DPRD Maluku, Sekda Maluku, dan Muspida SBB, Gubernur Murad bahkan  mengoperasikan Traktor Pemotong Padi disaksikan petani dan pejabat yang hadir.

Mantan Komandan Brimob ini terlihat piawai mengoperasikannya. Dalam satu kali putaran, ratusan anakan padi yang bernas (padi yang sudah berisi penuh) berhasil dipotong. Aksi orang nomor satu di Provinsi Maluku ini mendapat applaus meriah dari para pejabat dan masyarakat.

Gubernur dalam kunjungannya ke Kabupaten SBB, memboyong hampir semua pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku. Ikut dalam rombongan gubernur Ketua DPRD Maluku Lucky Wattikury dan beberapa anggota. Kedatangan mereka disambut Bupati M. Yasin Payapo dan Muspida setempat.

Usai melakukan panen padi jenis Trisakti yang dikembangkan oleh PT Siwalima bersama petani setempat,   Gubernur Murad menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain benih padi 12,5 Ton untuk sawah 500 hektar,  ayam buras 600 ekor (Program Pengendalian Covid), Kartu Tani 964 buah untuk 964 petani, serta benih jagung 15 ton untuk lahan 1000 hektar.

Bupati SBB Yasin Payapo dalam sambutannya mengungkapkan, selain Waimital, Waihatu dan Waitoso, ada satu lokasi lagi yang sedang disiapkan menjadi lumbung padi baru di SBB, yakni Waipirit. Olehnya, kehadiran gubernur dan rombongan di Negeri Saka Mese Nusa, dipandang sangat strategis untuk memacu pengembangan sektor pertanian.

"Masyarakat SBB mengucapkan bangak terima kasih kepada bapak gubenur atas kedatangannya yang sudah beberapa kali. Masyarakat SBB bersyukur karena gubernur sudah datang menengok dan memberikan bantuan yang banyak," tegas Payapo.

Pada kesempatan itu, Gubernur Murad Ismail secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada para petani di Kabupaten SBB karena ikut berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan di daerah. 

"Saya memberikan apresiasi kepada para petani di Kabupaten SBB karena di tengah pandemi Covid 19, mereka tidak berhenti  mengembangkan usaha pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," tegas gubernur.

Sementara itu, dalam dialog singkat bersama para petani, gubernur menerima banyak keluhan, diantaranya jalan sekitar persawahan yang belum diaspal dan bersebu, jalan usaha tani yang sudah rusak, sedjmentasi lumpur di bendungan, serta masalah pupuk. Gubernur berjanji akan berusaha mengatasinya pada tahun 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00