Siapa WNA Amerika Yang Hilang di Laut Ambon?

KBRN, Ambon :  Tim SAR gabungan sepanjang Sabtu (08/08/2020), terus melakukan pencarian terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat, Mrs Carol Marie, yang hilang saat melakukan diving (menyelam) di sekitar Pantai Tirta Negeri Amahusu Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon sejak Jumat siang.

Namun hingga pukul 18.00 WIT, perempuan berumur 57 tahun asal Negeri Paman Sam itu belum juga ditemukan. Siapa sebenarnya Carol Marie dan rekannya Kevin Scott, WNA asal Amerika Serikat yang datang ke Ambon dan tinggal di dalam kapal layar pribadi Aquabago sejak bulan Maret 2020 lalu?

Informasi yang dihimpun RRI  menyebutkan, Mrs Carol Marie dan temannya Kevin Scott  terakhir kalinya mendatangi Kantor Imigrasi di kawasan Kudamati Ambon pada tanggal 14 Juli 2020 untuk melaporkan diri.

Status dari kedua WNA tersebut adalah pasangan teman dan bukan suami Isteri. Dari Kepulauan Raja Ampat Papua Barat, mereka  melakukan perjalanan ke Pulau Ambon pada Maret 2020 dengan kapal layar pribadi Aquabago untuk berwisata dan menyelami surga bawah laut Maluku.

Namun ketika mereka akan kembali ke Raja Ampat, pandemi Covid 19  memaksa pemerintah daerah menutup pintu-pintu masuk (laut dan darat), termasuk di Papua Barat, hingga mereka memilih bertahan dalam kapal layar yang berlabuh di Negeri Amahusu selama kurang lebih 3 bulan. 

Sasar di Kedalaman 58 Meter

Upaya pencarian yang dilakukan Tim Gabungan Basarnas  di laut Amahusu sepanjang Sabtu dimulai pada pukul 08.00 WIT. Tim selam  gabungan menyasar dasar perairan di kedalaman antara 57 - 58 meter, namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan WNA tersebut.

Meski upaya pencarian terus di lakukan hingga pukul 18.00 WIT, namun tetap tidak ditemukan tanda-tanda apa pun. Cuaca yang cukup ekstrim  disertai  kabut dan hujan ringan, mengakibatkan jarak pandang di dalam perairan tidak dapat melebihi 10 meter. 

Sesuai dengan ketentuan, tim SAR gabungan akan kembali melalukan pencarian pada hari Minggu dan akan terus dilakukan minimal sampai 7 hari ke depan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00